Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Suzuki Kehilangan Minat Bikin Motor Seperti Royal Enfield


Dua raksasa otomotif roda dua, Suzuki dan Honda kehilangan minat menciptakan produk bergaya klasik yang terinspirasi sepeda motor Royal Enfield. Penyebabnya, model klasik tak lagi dipandang tren sebab kenyataannya penjualan Royal Enfield terus menyusut.

Kedua merek asal Jepang itu mengaku sudah memantau penjualan Royal Enfield, terutama untuk pasar India. Bukan cuma penjualan, popularitas merek yang dimulai dari Inggris ini juga dinilai semakin meredup.
"Kami mempelajari segmen itu. Penjualan Royal Enfield telah turun secara bertahap," kata Managing Officer bidang pemasaran India Suzuki Motor Satoshi Uchida mengutip Moneycontrol, Senin (25/11).


Bagi Honda dan Suzuki, konsumen sudah jenuh dengan bahasa desain yang ditawarkan Royal Enfield ke konsumen sehingga penjualan mereka turun sejak tahun lalu. Hal itu juga disebut dirasakan oleh Harley-Davidson.

Pada tahun ini penjualan sepeda motor Royal Enfield di India periode April-Oktober sudah susut 20 persen jadi 394.760 unit. Sedangkan popularitas Harley-Davidson di dunia juga menurun dinilai dari penjualannya yang drop enam persen menjadi 121 ribu unit sepanjang 2019.

Royal Enfield bermain pada sepeda motor besar dengan desain klasik. Ada berbagai jenis yang ditawarkan mulai adventure, cruiser, serta cafe racer. Beberapa model anyar Royal Enfield di antaranya Himalayan, Thunderbird, Continental GT, hingga Classic 350.
"Banyak pelanggan India yang sedikit lelah dengan desain dan gaya sekarang, sebelumnya mereka sangat populer. Sejak awal tahun lalu, penjualan [Royal Enfield] menurun," kata Uchida.

"Mereka harus berubah untuk populasi yang lebih muda, mungkin menjadi lebih sporty. Kami harus berhati-hati dan berpikir jika kami membutuhkan produk jenis klasik. Kami harus melakukan penelitian yang tepat," ucap Uchida kemudian.

Honda sebelumnya sudah berencana merancang pesaing Royal Enfield sejak dua tahun lalu dan diharapkan bisa rilis pada 2020. Namun, deretan produk 2020 Honda yang dipamerkan di EICMA, Italia belum lama ini tak menampilkan motor dengan desain untuk menggerus pasar klasik Royal Enfield.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini