Postingan

18 Saham Dikeluarkan, Ini Daftar Saham BEI yang Bertahan Di Indeks MSCI

  Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan 18 saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari konstituen indeks. Lalu, saham apa saja yang masih menjadi penghuni indeks MSCI? MSCI resmi mengumumkan hasil index review periode Mei 2026 pada Rabu (13/5). Perubahan hasil review MSCI ini akan berlaku efektif mulai 1 Juni 2026 setelah penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026. Dalam rebalancing terbaru tersebut, MSCI mengeluarkan sejumlah saham dari MSCI Global Standard Indexes maupun MSCI Small Cap Indexes. Meski demikian, masih banyak saham Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tetap bertahan sebagai konstituen indeks MSCI. Keberadaan saham dalam indeks MSCI biasanya menjadi perhatian investor karena berpotensi memengaruhi aliran dana asing, khususnya dari fund manager global yang menggunakan MSCI sebagai acuan investasi. Berikut sejumlah saham BEI yang masih menjadi anggota MSCI Global Standard Indexes setelah review Mei 2026: Sektor Perbankan - PT Bank Central Asi...

Cek Rekomendasi Saham Telkom Indonesia (TLKM) Usai Rilis Kinerja 2025

  PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan kinerja keuangan yang kurang menggembirakan di sepanjang 2025. Di mana, pendapatan dan laba bersih TLKM turun di tahun lalu, dipengaruhi oleh penyajian ulang dan percepatan depresiasi yang dilakukan Telkom. Melansir laporan keuangan yang dirilis pada Selasa (12/5), TLKM membukukan pendapatan sebesar Rp 145,74 triliun. Ini turun sekitar 2,15% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 149,96 triliun.  Adapun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Telkom menyusut 20,48% YoY menjadi Rp 17,81 triliun di sepanjang 2025 dari raihan 2024 yang mencapai Rp 22,40 triliun.  Senior Equity Research Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas menjelaskan kinerja Telkom tahun buku 2025 lebih banyak dipengaruhi faktor non-operasional seperti percepatan depresiasi aset dan penyesuaian klasifikasi aset tertentu.  “Sehingga dampaknya cenderung bersifat sementara terhadap laba bersih. Dari sisi operasional...

Simak Rekomendasi Saham Astra (ASII) Usai Penjualan Meningkat di April 2026

  PT Astra International Tbk (ASII) melaporkan penjualan mobil sebanyak 41.752 unit pada periode April 2026. Capaian tersebut tumbuh 54,77% secara tahunan atau year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 26.976 unit. Secara bulanan, penjualan mobil ASII juga meningkat 45,64% month to month (MtM) dibandingkan realisasi Maret 2026 yang mencapai 28.666 unit. Selain itu, ASII membukukan pangsa pasar sebesar 52% pada April 2026, naik dibandingkan posisi Maret 2026 yang sebesar 47%. Jika dirinci, penjualan mobil pada April 2026 utamanya ditopang oleh jenama Toyota dan Lexus sebesar 25.804 unit, disusul Daihatsu 13.399 unit, Isuzu 2.469 unit dan UD Trucks 80 unit. Lalu, segmen Low Cost Green Car (LCGC) Astra tercatat 7.470 unit di April 2026, meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 7.382 unit. Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo mengatakan pertumbuhan penjualan kendaraan Astra pada periode Januari hingga Apri...