Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Sony Bakal Jual 'Murah' PlayStation 5


Kurang dari setahun, penggemar konsol gim di dunia dipastikan akan bisa membeli PlayStation 5 (PS5) yang punya sejumlah pembaruan di antaranya menyuguhkan haptics baru yang diklaim meningkatkan sensasi bermain gim.

Kabar terbaru, perusahaan elektronik asal Jepang, Sony disebut bakal menjual PS 5 dengan harga US$499 atau sekitar Rp6,9 juta (US$1 = Rp14,071).

Kepala Keuangan Sony, Hiroki Totoki mengatakan mematok harganya yang lebih terjangkau merupakan strategi perusahaan agar pengguna tidak ragu-ragu membayar untuk memperbarui konsol gim mereka ke generasi berikutnya.

Kami sudah menganalisa harga yang dapat diterima di pasar. Meski mematok harga murah tapi tetap menguntungkan investor kami," ujarnya seperti dikutip T3.

Sony disebut bakal meluncurkan dua versi perangkat konsol PS 5 yakni PlayStation 5 dan PlayStation 5 Pro. Sehingga pengguna dapat memilih sesuai dengan kebutuhan.

Sebelumnya Sony telah memastikan akan mengenalkan PS 5 pada musim liburan 2020. Dibandingkan pendahulunya, perusahaan menjanjikan mendesain ulang controller PS 5.
Perusahaan dari negeri sakura itu mengatakan desain ulang tersebut mencakup sensasi sentuhan (haptics) yang lebih baik. Termasuk suara gemuruh dan getar yang membuat pengguna bisa lebih merasakan apa yang terjadi dalam gim.

PlayStation 5 akan menyediakan penyimpanan memori SSD dan mendukung PSVR (PlayStation Virtual Reality). Dari sisi spesifikasi, PS5 akan menggunakan cip AMD yang memiliki CPU generasi ketiga Ryzen.

Sejumlah judul gim pada PS4 dikabarkan masih bisa dimainkan pada PS5. Konsol Sony ini pun akan mendukung gim dalam format 8K.

Konsol gim ini akan menjadi pesaing utama Project Scarlett yang merupakan generasi penerus konsol Xbox. Microsoft dikabarkan juga akan meluncurkan Project Scarlett pada musim liburan 2020.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025