Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Kamis (26/9/2024) Antam, Galeri 24, UBS Kembali Naik

  Harga emas hari ini di Pegadaian terbaru hari Kamis (26/9/2024) untuk produk Antam, Galeri 24 dan UBS kompak kembali mengalami kenaikan. Harga emas di Pegadaian hari ini untuk jenis Antam dengan ukuran 0,5 gram naik dan dibanderol dengan harga Rp 802.000. Harga emas Antam di Pegadaian tersebut naik Rp 10.000 dari hari Rabu, 25 September 2024. Begitupun, harga emas UBS di Pegadaian juga naik dan saat ini dijual dengan harga Rp. 766.000 untuk ukuran 0,5 gram. Harga emas di Pegadaian untuk jenis UBS tersebut naik Rp 7.000 dari hari Rabu, 25 September 2024. Selain Emas Antam, di Pegadaian juga terdapat beberapa jenis emas lain yaitu, emas UBS dan emas GALERI 24. Sedangkan, untuk harga emas Antam 1 gram di Pegadaian hari ini mengalami kenaikan dan dihargai Rp. 1.500.000. Harga emas Antam tersebut juga naik Rp 20.000 dari Rabu kemarin yang asalnya dihargai Rp. 1.480.000. Selain itu, harga emas UBS dengan ukuran 1 gram hari juga mengalami kenaikan dan dijual senilai R...

Simak Rekomendasi Saham PNLF, INTP dan ANTM untuk Hari Ini (26/9)

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren koreksi pada sesi hari ini, Kamis (26/9). Sebelumnya, pada penutupan bursa kemarin, IHSG turun 0,48% atau 37,59 poin ke level 7.740,90. Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menerangkan, Gubernur bank sentral China Pan Gongsheng dalam pidatonya berjanji akan memberikan stimulus yang lebih besar kepada pasar. Pan menurunkan tingkat suku bunga 1 year Medium Term Lending Facility Rate dari sebelumnya 2.3% menjadi 2%, dengan volume yang sama seperti sebelumnya.  "Pemangkasan sebanyak 30 bps ini merupakan yang terbesar yang pernah ada, sebagai bagian dari proses untuk memulihkan kepercayaan pelaku pasar dan investor di seluruh dunia," tulis Nico dalam riset hariannya, Kamis (26/9). Sentimen dari domestik, Bank Indonesia (BI) memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai antara 4,8% dan 5,6% pada tahun 2025. Selain itu, BI juga memper...

Cek Rekomendasi 6 Saham Pilihan dari BNI Sekuritas untuk Perdagangan Hari Ini (26/9)

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,48% atau 37,59 poin ke level 7.740,90 pada perdagangan Rabu (25/9). Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman pergerakan IHSG kemarin, Rabu (25/9) asing net sell karena outflow efek stimulus China.  "Hari ini IHSG berpotensi teknikal rebound ," tulis Fanny dalam riset hariannya, Kamis (26/9). Dirinya melihat, pergerakan IHSG hari ini di rentang support 7.680-7.700 dan resistance 7.800-7.850. Simak trading idea hari ini dari BNI sekuritas, meliputi PTBA, ASII, BRIS, CPIN, KLBF, dan BBTN 1.  PT Bukit Asam Tbk ( PTBA ) Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 3.080, cutloss jika break di bawah Rp 3.030. Jika tidak break di bawah Rp 3.030, potensi naik ke Rp 3.100-Rp 3.140 short term . 2. PT Astra International Tbk ( ASII )  Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 5.200, cutloss jika break di bawah Rp 5.150. Jika tidak break di bawah Rp 5.200, potensi n...