Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Ratusan Bintang Laut Berduri di Raja Ampat Papua Dimusnahkan


Sebanyak 120 bintang laut berduri atau Crown of Thorns Starfish (CoTS) yang merupakan hama perusak terumbu karang di Raja AmpatPapua berhasil dimusnahkan.

Sekretaris Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Maikel Sada mengatakan anggota HPI Raja Ampat berhasil memusnahan musuh utama terumbu karang itu selama dua hari.

Aksi bakti sosial pembersihan bintang laut berduri itu dilakukan di Distrik Misool, Raja Ampat Selatan.


Di Pulau Jam Misool, pihaknya berhasil memusnahkan sebanyak 19 bintang laut berduri. Sedangkan aksi pembersihan di Pulau Olobi, timnya berhasil memusnahkan sebanyak 101 bintang laut berduri yang telah merusak terumbu karang setempat.
"Metode pemusnahan bintang laut berduri di Raja Ampat dilakukan dengan cara menjepit menggunakan alat penjepit yang terbuat dari bambu," kata Maikel seperti dilaporkan Antara, Kamis (7/11).

Bintang laut berduri yang dimusnahkan tersebut berada di dasar laut pada kedalaman rata-rata tiga sampai dengan empat meter.

"Tim ke dasar laut secara manual tanpa alat selam mengangkat bintang laut berduri tersebut guna dimusnahkan di darat," kata Maikel.




Menurutnya, aksi pembersihan bintang laut berduri tersebut merupakan rasa tanggung jawab pemandu wisata anggota HPI Raja Ampat Papua sebagai ujung tombak pariwisata untuk menjaga agar terumbu karang tidak rusak dan tetap indah.

"Kami akan terus menjaga agar terumbu karang tetap lestari sehingga pariwisata tetap berkelanjutan bagi generasi di masa yang akan datang," ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)