Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Pasar Jenuh Aksi Jual, IHSG Diramal Menguat


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Selasa (19/11). Pasalnya, secara teknikal indeks telah menyentuh area jual jenuh.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan mengatakan rentang pelemahan sangat terbatas, sehingga mengindikasikan peluang balik arah (rebound) dalam jangka pendek.

"Pergerakan cenderung terbatas mengingat saat ini IHSG berada di area oversold (jual jenuh)," kata Dennies dalam risetnya dikutip Senin (18/11).

Di sisi lain, lanjutnya, tingginya ketidakpastian global masih membayangi laju IHSG. Sentimen utama adalah negosiasi dagang AS-China yang tak kunjung menemukan titik temu. Ia memprediksi IHSG akan bergerak di level support 6.082-6.103 dan resistance 6.139-6.154.
Senada, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi meramalkan IHSG bakal menguat. Ia memprediksi IHSG akan bergerak di rentang 6.100-6.170.

"Secara teknikal kami perkirakan IHSG akan menguat," ucapnya.

Ia melanjutkan beberapa institusi memangkas target IHSG tahun ini, lantaran ekspektasi kinerja perusahaan kapitalisasi besar melambat di bawah prediksi pasar. Kondisi ini, kata dia, berpotensi menekan laju indeks ke depan.

IHSG terpantau berhenti di zona merah pada perdagangan Senin (18/11). Indeks ditutup di level 6.122 turun 5,72 poin atau 0,09 persen.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak menguat. Indeks Dow Jones naik 0,11 persen ke posisi 28.036, S&P 500 naik 0,05 persen ke level 3.122, dan Nasdaq Composite naik 0,11 persen menjadi 8.549.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025