Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Penurunan Bunga KUR Diramal Dorong Penguatan IHSG


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan akan menguat pada perdagangan Rabu (13/11). Namun, kenaikannya cenderung terbatas di tengah ketidakpastian global.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan mengatakan investor mencermati kelanjutan negosiasi dagang AS-China. Pasalnya, hingga saat ini dua negara belum menemui kesepakatan dagang. Selain sentimen AS-China, kondisi politik di Hong Kong juga turut mewarnai laju indeks saham.

"Pergerakan diperkirakan masih akan terbatas di tengah tingginya ketidakpastian global," kata Dennies dalam risetnya dikutip Rabu (13/11).

Secara teknikal, lanjutnya, IHSG mulai memasuki fase jenuh jual. Ia memprediksi IHSG akan bergerak di level support 6.117-6.149 dan resistance 6.197-6.213.
Senada, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan IHSG berpeluang menguat. Ia memperkirakan indeks saham akan melaju di rentang support 6.125 dan resistance 6.210.

"Kami perkirakan IHSG akan melanjutkan penguatannya," katanya.

Selain kondisi global, ia bilang penurunan suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) menjadi katalis positif dari dalam negeri. Pemerintah memangkas bunga KUR dari semula 7 persen menjadi 6 persen per tahun.

"Ini dalam rangka mempercepat pengembangan usaha mikro kecil dan menengah," katanya.

IHSG menguat pada perdagangan Selasa (12/11). Indeks ditutup di level 6.180 naik 32,25 poin atau 0,52 persen.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street bergerak variatif. Indeks Dow Jones stagnan di posisi 27.691, S&P 500 naik 0,19 persen ke level 3.091, dan Nasdaq Composite naik 0,126 persen menjadi 8.486.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)