Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Penurunan Bunga KUR Diramal Dorong Penguatan IHSG


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan akan menguat pada perdagangan Rabu (13/11). Namun, kenaikannya cenderung terbatas di tengah ketidakpastian global.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan mengatakan investor mencermati kelanjutan negosiasi dagang AS-China. Pasalnya, hingga saat ini dua negara belum menemui kesepakatan dagang. Selain sentimen AS-China, kondisi politik di Hong Kong juga turut mewarnai laju indeks saham.

"Pergerakan diperkirakan masih akan terbatas di tengah tingginya ketidakpastian global," kata Dennies dalam risetnya dikutip Rabu (13/11).

Secara teknikal, lanjutnya, IHSG mulai memasuki fase jenuh jual. Ia memprediksi IHSG akan bergerak di level support 6.117-6.149 dan resistance 6.197-6.213.
Senada, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan IHSG berpeluang menguat. Ia memperkirakan indeks saham akan melaju di rentang support 6.125 dan resistance 6.210.

"Kami perkirakan IHSG akan melanjutkan penguatannya," katanya.

Selain kondisi global, ia bilang penurunan suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) menjadi katalis positif dari dalam negeri. Pemerintah memangkas bunga KUR dari semula 7 persen menjadi 6 persen per tahun.

"Ini dalam rangka mempercepat pengembangan usaha mikro kecil dan menengah," katanya.

IHSG menguat pada perdagangan Selasa (12/11). Indeks ditutup di level 6.180 naik 32,25 poin atau 0,52 persen.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street bergerak variatif. Indeks Dow Jones stagnan di posisi 27.691, S&P 500 naik 0,19 persen ke level 3.091, dan Nasdaq Composite naik 0,126 persen menjadi 8.486.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini