Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga Emas Antam Rekor Lagi, Naik Rp 12.000 ke Rp 2.234.000 Per Gram Hari Ini (30/9)

  Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak dan kembali cetak rekor harga tertinggi lagi pada Selasa (30/9/2025).  Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.234.000. Harga emas Antam itu melonjak Rp 12.000 jika dibandingkan dengan harga pada Senin (29/9/2025) yang berada di level Rp 2.222.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.081.000 per gram. Harga tersebut melonjak Rp 12.000 jika dibandingkan dengan harga buyback pada Senin (29/9/2025) yang ada di Rp 2.069.000 per gram. Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Selasa (30/9/2025) dan belum termasuk pajak: Harga emas 0,5 gram: Rp 1.167.000 Harga emas 1 gram: Rp 2.234.000 Harga emas 5 gram: Rp 10.945.000 Harga emas 10 gram: Rp 21.835.000 Harga emas 25 gram: Rp 54.462.000 Harga emas 50 gram: Rp 108.845.000 Harga emas 100 gram: Rp 217.612.000 Ha...

Bursa Asia Bervariasi di Pagi Ini (30/9), Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga dari RBA

  Bursa Asia bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan pagi hari ini. Selasa (30/9/2025) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 0,64% ke 44.756,37. Berbeda, Indeks Hang Seng dibuka menguat 0,19% ke 26.674,16.  Sedangkan, indeks Taiex menguat 1,11% ke 25.865 dan indeks Kospi melemah tipis 0,01% ke 3.430,92. Sementara, indeks ASX 200 naik 0,14% ke 8.875,5. Di sisi lain, FTSE Straits Times menguat 0,28% ke 4.282,03 dan FTSE Malay KLCI juga naik 0,02% ke 1.611,29.  Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan beragam dengan fokus tertuju pada keputusan suku bunga Bank Sentral Australia (RBA) yang akan diumumkan hari ini (30/9/2025). RBA diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 3,6%, menurut jajak pendapat Reuters, karena inflasi yang tinggi telah membatasi kemampuannya untuk melonggarkan kebijakan moneter. “Pertemuan kebijakan Bank Sentral Australia pada hari Selasa merupakan peristiwa penting di kawasan Asia-Pasifik,” ujar Shier Lee L...

Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas untuk Hari Ini (30/9), IHSG Berpotensi Menguat

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan hari ini (30/9/2025). Sebagai informasi, sebelumnya IHSG ditutup menguat 0,30% ke posisi 8.123,24 pada Senin (29/9/2025).  Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan IHSG pada perdagangan sebelumnya disertai dengan net buy asing Rp 191 miliar.  Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BRMS, BREN, BBCA, MBMA, dan ARCI.  Untuk perdagangan hari ini (30/9/2025), Fanny memproyeksikan IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan secara terbatas. "Support IHSG 8.070-8.100 dan resistance 8.160 dan 8.200," kata Fanny dalam risetnya, Selasa (30/9/2025). Berikut rekomendasi 6 saham pilihan dari BNI Sekuritas, antara lain: 1. PT Trimegah Bangun Persada Tbk ( NCKL )   Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 1.160-Rp 1.170, cutloss di bawah Rp 1.150. Target terdekat di Rp 1.185-Rp 1.210.  2. PT Multipolar Tbk ( MLPL )  Rek...