Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Indeks Sektoral Terpuruk, IHSG Melemah ke Level 6.180


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendarat di zona merah pada awal pekan ini. Indeks melemah ke level 6.180 atau turun 26,84 poin (0,43 persen) pada perdagangan Senin (4/11).

RTI Infokom mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp8,04 triliun dengan volume 14,61 miliar saham. Pelaku pasar asing tercatat jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp240,28 miliar.

Pada penutupan kali ini, 202 saham bergerak menguat, 227 turun, dan 137 lainnya tidak bergerak.

Di sisi lain, mayoritas indeks sektoral melemah. Indeks sektor properti dan konsumer mengalami koreksi paling besar. Indeks properti melemah 1,81 persen dan indeks konsumer turun 1,48 persen.
Sementara itu, sektor agribisnis menguat 1,77 persen dan sektor infrastruktur naik 1,25 persen.

IHSG melemah di tengah penguatan mayoritas indeks saham Asia. Kondisi itu ditunjukkan oleh Hang Seng Index di Hong Kong menguat 1,65 persen dan Shanghai Composite Index di Shanghai menguat 0,58 persen.

Tak jauh berbeda, mayoritas indeks saham di Eropa bergerak menguat. Indeks GDAXI di Jerman menguat 0,83 persen dan FTSE100 di Inggris naik 0,43 persen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)