Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Google Blokir Aplikasi Milik Xiaomi


Aplikasi bawaan Xiaomi Quick Apps dikabarkan telah diblokir oleh Google Play Protect karena diduga telah mengambil sejumlah data milik penggunanya. Keluhan disampaikan pengguna setelah menerima notifikasi yang berisi peringatan terhadap aplikasi tersebut pada 14 November 2019.

Dilansir dari Times of India, saat pengguna mencoba untuk memperbarui aplikasi, terdapat notifikasi yang muncul berbunyi "Aplikasi ini dapat mengumpulkan data yang dapat digunakan untuk melacak Anda."

Menurut informasi terbaru yang dilansir dari Android Police, Xiaomi mengatakan bahwa hal tersebut terjadi akibat perubahan algoritma yang dilakukan Google Play Protect sehingga mengakibatkan Quick apps diduga sebagai malware.
"Kami menghubungi Google mengenai hal ini dan kemungkinan hal itu terjadi karena revisi dalam algoritma Google Play Protect. Yakinlah bahwa aplikasi sistem ini benar-benar aman," jelas Xiaomi.


Google Play Protect merupakan aplikasi yang membantu pengguna Android untuk mendeteksi dan menjaga keamanan ponsel dari aplikasi berbahaya. Secara otomatis pula aplikasi ini akan memberikan notifikasi apabila terdeteksi malware maupun aplikasi yang menyembunyikan suatu informasi.

Sementara Quick apps merupakan aplikasi bawaan pada ponsel Xiaomi yang tak bisa dihapus.



Sebelumnya, sebuah laporan dari pengguna yang ditulis di Medium menemukan bahwa Quick apps meminta hingga lebih dari 55 perizinan termasuk memasang aplikasi tanpa pemberitahuan, mengambil IMEI pengguna, merekam audio, video, dan panggilan. Lewat telisik dari Gagan Jain Bommaiah Satish, Xiaomi juga ternyata bekerjasama dengan Druid sebagai pihak analitik berbasis iklan.

Ponsel Xiaomi membuat perusahaan analitik itu bisa mendorong iklan ke ponsel pengguna. Iklan tersebut bisa disesuaikan berdasarkan lokasi, aplikasi yang digunakan, situs yang dibuka, hingga orang-orang yang Anda hubungi.

Iklan ini bisa diperlihatkan di layar kunci, widget Berita, iklan Browser, pop-up Saran, dan sebagainya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025