Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Google Blokir Aplikasi Milik Xiaomi


Aplikasi bawaan Xiaomi Quick Apps dikabarkan telah diblokir oleh Google Play Protect karena diduga telah mengambil sejumlah data milik penggunanya. Keluhan disampaikan pengguna setelah menerima notifikasi yang berisi peringatan terhadap aplikasi tersebut pada 14 November 2019.

Dilansir dari Times of India, saat pengguna mencoba untuk memperbarui aplikasi, terdapat notifikasi yang muncul berbunyi "Aplikasi ini dapat mengumpulkan data yang dapat digunakan untuk melacak Anda."

Menurut informasi terbaru yang dilansir dari Android Police, Xiaomi mengatakan bahwa hal tersebut terjadi akibat perubahan algoritma yang dilakukan Google Play Protect sehingga mengakibatkan Quick apps diduga sebagai malware.
"Kami menghubungi Google mengenai hal ini dan kemungkinan hal itu terjadi karena revisi dalam algoritma Google Play Protect. Yakinlah bahwa aplikasi sistem ini benar-benar aman," jelas Xiaomi.


Google Play Protect merupakan aplikasi yang membantu pengguna Android untuk mendeteksi dan menjaga keamanan ponsel dari aplikasi berbahaya. Secara otomatis pula aplikasi ini akan memberikan notifikasi apabila terdeteksi malware maupun aplikasi yang menyembunyikan suatu informasi.

Sementara Quick apps merupakan aplikasi bawaan pada ponsel Xiaomi yang tak bisa dihapus.



Sebelumnya, sebuah laporan dari pengguna yang ditulis di Medium menemukan bahwa Quick apps meminta hingga lebih dari 55 perizinan termasuk memasang aplikasi tanpa pemberitahuan, mengambil IMEI pengguna, merekam audio, video, dan panggilan. Lewat telisik dari Gagan Jain Bommaiah Satish, Xiaomi juga ternyata bekerjasama dengan Druid sebagai pihak analitik berbasis iklan.

Ponsel Xiaomi membuat perusahaan analitik itu bisa mendorong iklan ke ponsel pengguna. Iklan tersebut bisa disesuaikan berdasarkan lokasi, aplikasi yang digunakan, situs yang dibuka, hingga orang-orang yang Anda hubungi.

Iklan ini bisa diperlihatkan di layar kunci, widget Berita, iklan Browser, pop-up Saran, dan sebagainya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)