Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

MacBook Pro 16 inci Dijual Mulai dari Rp33 Juta


Generasi terbaru dari MacBook Pro kembali dirilis Apple para Rabu (13/11). MacBook Pro 6 inci diklaim Apple sebagai Notebook pro terbaik di dunia karena punya layar yang lebih besar.

Selain itu Apple juga mengklaim sudah meningkatkan kecepatan dan mengganti mekanisme keyboard model lama, yakni kembali menggunakan mekanisme gunting. Harga MacBook Pro 6 dipatok mulai dari Rp 33 juta.

MacBook Pro 6 ini dirilis merespons keluhan pengguna MacBook sebelumnya yang mengalami masalah pada mekanisme keyboard butterfly. Mekanisme tersebut dianggap tidak nyaman, mudah rusak, dan juga cukup berisik saat dipakai mengetik.

Mekanisme butterfly dibuat untuk menggantikan mekanisme gunting yang bertujuan untuk mendapatkan desain laptop yang lebih ramping. Namun, Apple kemudian memutuskan untuk kembali ke mekanisme lama.
 
Dilansir dari The Verge, Apple telah meningkatkan mekanisme tersebut dengan membuatnya lebih stabil dan lebih kecil. Selain itu pengguna juga dapat mengganti satu tombol yang rusak tanpa mengganti seluruhnya.

"Pelanggan pro kami memberi tahu kami bahwa mereka ingin MacBook Pro berikutnya memiliki layar yang lebih besar, keyboard notebook terbaik, MacBook Pro 16-inci menghadirkan semua itu dan lebih banyak lagi, "kata Tom Boger, direktur senior Apple untuk Pemasaran Produk Mac dan iPad dalam sebuah keterangan resmi.

Masil soal keyboard, Apple juga mengembalikan bentuk fisik tombol Escape yang sebelumnya sempat menyatu dalam Touch Bar.

Hal lain yang baru dan belum pernah ada di produk ini adalah Apple memungkinkan pelanggan untuk mengkonfigurasi MacBook Pro 16 inci ini hingga penyimpanan 8TB dan RAM 64GB.
 





MacBook Pro 16-inci juga dilengkapi dengan enam speaker sound system, masa pakai baterai lebih lama, thermal desain yang lebih baik, Touch Bar, Touch ID, trackpad Force Touch dan Apple T2 Security Chip.

Saat ini, MacBook Pro 16 inci sudah dijual di Amerika Serikat mulai dari US$ 2399 atau Rp33,8 juta untuk kapasitas penyimpanan 512 GB 2.6GHz 6-core 9th-generation Intel
 Core i7 processor dan US $2799 atau Rp39,5 juta (US$ 1 = Rp14.104). 

Sementara untuk MacBook Pro 16 inci dengan konfigurasi maksimal dijual seharga US$ 6099 atau Rp 86 juta. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025