Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

PPKM Darurat, Perusahaan Mulai Bahas PHK dengan Serikat Buruh

  Presiden KSPI Said Iqbal mendapat informasi dari anggota bahwa sejumlah perusahaan mulai mengajak serikat pekerja untuk membahas pengurangan karyawan. Presiden KSPI Said Iqbal mendapat informasi dari anggota bahwa sejumlah perusahaan mulai mengajak serikat pekerja untuk membahas pengurangan karyawan. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan sejumlah perusahaan mulai membahas masalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan serikat pekerja sebagai dampak PPKM darurat. Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan perusahaan tersebut mayoritas berasal dari industri padat karya maupun padat modal seperti otomotif, peleburan besi dan baja, keramik, elektronik tekstil, garmen multinasional, dan sepatu. "Mulai dari minggu lalu, kami dapat informasi hampir mayoritas anggota KSPI di industri tersebut sudah minta diskusi dengan serikat pekerja untuk melakukan efisiensi pengurangan karyawan," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (15/7). Bahkan, kata dia, sebagian per...

Bayang-bayang Corona Tekan Rupiah ke Rp14.482 per Dolar AS

  Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.482 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Kamis (15/7) sore. Posisi ini melemah 2 poin atau 0,02 persen dari Rp14.480 per dolar as pada Rabu (14/7). Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.503 per dolar AS atau melemah dari Rp14.493 per dolar AS pada Rabu kemarin. Di kawasan Asia, rupiah melemah bersama baht Thailand minus 0,15 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,02 persen. Hanya ringgit Malaysia yang stagnan. Lihat Juga : Pekerja Pabrik WFO 100 Persen, PPKM Dinilai Tak Efektif Sedangkan mata uang Asia lainnya berlabuh di zona hijau. Won Korea Selatan menguat 0,61 persen, yen Jepang 0,2 persen, peso Filipina 0,19 persen, yuan China 0,13 persen, rupee India 0,07 persen, dan dolar Singapura 0,04 persen. Di jajaran mata uang utama negara maju, sebagian melemah dari dolar AS, seperti dolar Australia minus 0,09 persen, poundsterling Inggris...

Erika Retnowati Resmi Jadi Kepala BPH Migas Wanita Pertama

  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Erika Retnowati sebagai Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) periode 2021-2025. Erika merupakan wanita pertama yang menduduki posisi tersebut. Ketua Komisi VII Sugeng Suparwoto mengungkap Erika terpilih berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat setelah uji kelayakan dan kepatuhan. "Berdasarkan hasil rapat Komisi VII DPR RI dilakukan secara musyawarah dan mufakat, berdasarkan uji kelayakan dan kepatuhan yang dilakukan Komisi VII DPR RI. Berdasarkan UU 22 tahun 2021 disepakati sembilan orang calon ketua dan anggota Komite BPH Migas 2021-2025. Pertama, Erika Retnowati beliau sebagai Ketua merangkap anggota," ujar Sugeng dalam rapat paripurna, Kamis (15/7). Sugeng menjelaskan total ada sembilan nama terpilih termasuk Erika dari 18 orang yang mengikuti uji kepatuhan dan kelayakan. Namun, satu calon bernama Ferdy Novianto tidak ikut fit and proper test karena meninggal pada 29 Juni 2021. Berikut d...