Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Persaingan Kian Ketat, Mobil China Jangkau Indonesia Timur


Sokonindo Automobiles meresmikan 11 dealer DFSK baru sekaligus yang sebagian berada di wilayah timur Indonesia di Jakarta, Senin (11/11). Semua dealer itu merupakan hasil investasi dari PT Auto Indo Utama (AIU).

Ke-11 dealer itu berada di Jakarta Selatan (Pondok Indah), Tangerang, Jakarta Utara (Pluit), Jakarta Pusat (Jalan MT Haryono), Sidoarjo, Kupang, Manado, Palu, Gorontalo, Kendari, dan Makassar.

Menurut Franz Wang Managing Director of Sales Center Sokonindo Automobile selama ini 55 persen komposisi dealer DFSK berada di Pulau Jawa, Sumatera 20 persen, Kalimantan 11 persen, dan Sulawesi 12 persen.

Setelah ditambah, saat ini DFSK memiliki total 75 dealer di Nusantara. Frans mengatakan 15 dealer lagi sedang dipersiapkan untuk diresmikan pada tahun ini hingga totalnya 90 dealer.

"Target kami sampai akhir tahun 95 dealer," kata Frans dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta.

Menurut Frans tambahan dealer baru bakal membantu penjualan mobil penumpang dan komersial DFSK. Seperti diketahui DFSK pernah menyatakan target penjualan 12 ribu unit pada tahun ini, namun per September berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) hasil wholesales baru mencapai 2.600 unit.
Putra Makassar

Andee Yoestong, Presiden Direktur AIU, menjelaskan pihaknya berani menanamkan investasi besar, walau tidak disebutkan jumlahnya, pada DFSK sebab merek asal China ini punya produk mobil komersial dan mobil penumpang. Mobil komersial DFSK adalah Super Cab, sedangkan semua mobil penumpang merupakan SUV, yakni Glory 560 dan Glory 580.

"Kalau lihat di lis Gaikindo praktis yang naik merek china. DFSK yang tertinggi kenaikannya pada saat ini... Saya melihat DFSK punya mobil teknologi masa depan cukup meyakinkan, mereka punya teknologi itu cukup canggih kalau dibandingkan dengan yang lain," kata Andee.

Andee juga bilang pihaknya fokus mengembangkan penjualan DFSK ke wilayah timur Indonesia.

"Kenapa fokus ke indonesia timur? Saya orang makassar, saya juga fokus karena lebih mengenal wilayah Sulawesi. Area di sana hasil padi dan beras ada di sana, ada mobil komersial bisa dijual di daerah situ. Sentral di situ masih agak susah dijangkau dengan mobil besar, tapi dengan mobil DFSK ya lumayan lah," ujar Andee.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini