Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Sempat Menghijau di Pembukaan, IHSG Hari Ini Berbalik Arah ke Zona Merah

 Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada awal perdagangan saham hari ini, Selasa (7/7/2026). Namun tidak lama kemudian, indeks harus menghadapi tekanan pasar. Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik ke level 5.933,57 dari penutupan perdagangan kemarin di angka 5.916,07. Saat dipantau pada pukul 09.05 WIB, IHSG sudah berbalik arah ke zona merah dengan melemah tipis 0,09% ke posisi 5.910,12. Berbeda dengan indeks utama, indeks saham LQ45 terpantau berada di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,60% ke level 587. Secara umum, sebagian besar indeks saham acuan lainnya juga bergerak menghidupkan zona hijau. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.943,53 dan level terendah di 5.903,45. Tercatat sebanyak 278 saham menguat, 159 saham melemah, dan 229 saham bergerak stagnan atau diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 94.751 kali dengan volume perdagangan mencapai 1,1 miliar saham. Nilai transak...

Baru Rilis Kinerja September 2025, Laba Darma Henwa (DEWA) Melejit 519%

  PT Darma Henwa Tbk (DEWA) baru saja merilis laporan keuangan September 2025. DEWA dalam rilis memaparkan jika berhasil mencatat lonjakan laba bersih pada periode sembilan bulan di tahun ini. Laba bersih DEWA melonjak 519% secara tahunan menjadi Rp 239,2 miliar dari periode sama tahun 2024 sebesar Rp 38,6 miliar. Kenaikan laba bersih tersebut menurut Direktur Darma Henwa Ricardo Silaen dalam rilis Kamis (29/1/2026), ditopang oleh naiknya pendapatan serta meningkatnya margin keuntungan, seiring dengan peningkatan kapasitas volume in-house secara signifikan.  Hingga kuartal III tahun ini, Darma Henwa mencatatkan pendapatan sebesar Rp 4,65 triliun atau meningkat 2,8% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 4,52 triliun. Peningkatan pendapatan ini didorong oleh kenaikan volume produksi, dimana waste removal naik 2,1% secara tahunan menjadi 101,2 juta bcm dan produksi batu bara naik menjadi 12,5 juta ton atau naik 1,1% secara tahunan. Margin laba bruto Dar...

IHSG Ambruk 5,91% ke 7.828 Sesi I, Top Losers LQ45: BUMI, EXCL & AMRT, Kamis (29/1)

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam siang ini setelah sempat trading halt saat IHSG anjlok 8% di awal perdagangan. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI , IHSG anjlok 5,91% atau terpangkas 492 poin ke level 7.828,47  pada perdagangan sesi I, Kamis (29/1/2026). IHSG tertekan penurunan seluruh indeks sektoral. Sektor yang turun paling dalam adalah energi 8,04%, disusul barang baku 7,81%, properti dan real estate 7,52%, barang konsumer non primer 7,38% serta teknologi 6,86%. Total volume perdagangan saham di BEI siang ini mencapai 42,9 miliar dengan nilai transaksi Rp 32,7 triliun.  Sebanyak 720 saham turun jadi pemberat indeks, dan 65 saham lainnya menguat serta 22 saham stagnan. Top Losers di LQ45 adalah: 1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 14,97% ke Rp 250 per saham 2. PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) 14,92% ke Rp 3.250 per saham 3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 13,83% ke Rp 1.495 per saham Top gainers di LQ45 ada...

Dulu Dikuasai Institusi, Kini Hampir 40% SUN FR Dibeli Investor Individu

  Basis investor Surat Berharga Negara (SBN) individu terus menunjukkan perkembangan.  Tidak hanya terbatas pada instrumen SBN ritel , investor individu kini mulai merambah pembelian SBN yang selama ini identik dengan investor institusi atau pasar  wholesale . Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN) Kementerian Keuangan, Novi Puspita Wardani, menyebut tren tersebut sebagai dampak langsung dari meningkatnya literasi keuangan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir. “Investor individu di instrumen wholesale juga beli. Misalnya pernah dengar nggak, yang fixed rate (FR) yang kami tawarkan di lelang?  Fixed rate itu kan diperdagangkan juga di pasar sekunder , itu juga investor individu juga cukup banyak,” ujar Novi usai agenda ORASI di Aroem Resto, Rabu (28/1/2026). Bahkan, dicatatnya dua tahun terakhir porsi investor individu di instrumen Surat Utang Negara (SUN) seri fixed rate (FR) telah hampir berimbang dengan investor institusi, mencermin...