Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Penjualan Xiaomi di Eropa Melesat 73 Persen Kuartal III 2019


Ponsel merek Xiaomi kini semakin berjaya di pasar Eropa. Laporan terbaru menunjukkan penjualan perusahaan asal China ini naik 73 persen di Benua Biru pada kuartal ketiga 2019 dibanding periode yang sama tahun lalu.

Xiaomi bahkan masuk dalam peringkat keempat di pangsa pasar seluruh Eropa. Hal ini merupakan kabar baik bagi Xiaomi di tengah kondisi penjualan ponsel yang justru menyusut di negerinya sendiri.

Calanyst mencatat, pertumbuhan Xiaomi melampaui kenaikan penjualan produk lain, seperti Samsung yang hanya 23 persen dalam setahun belakangan.

Pada kuartal III 2019, Xiaomi 'merebut' 10,5 persen pasar Eropa, mewakili pertumbuhan 73 persen dengan pengiriman 5,5 juta unit ponsel pintar.

Dilansir dari Gizmochina, General Manager Lu Weibing mengatakan saat ini Xiaomi hendak mengikuti langkah Samsung dan Apple untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih besar di Eropa.

Berbeda dengan rivalnya, Huawei yang merupakan ponsel nomor satu di China justru mengalami kesulitan dalam bersaing di Eropa. Dengan pangsa pasar kuartal III 2019 hanya 22,2 persen dan mengirimkan 11,6 juta ponsel, pertumbuhan Huawei tercatat stagnan.

Hal tersebut diperparah oleh Amerika Serikat yang melarang peredaran Huawei, sehingga Google mencabut seluruh layanannya pada ponsel tersebut. Walau masih berada di posisi kedua, Huawei tak mengalami pertumbuhan signifikan.



Analisis senior Canalyst Ben Stanton mengatakan pasar Eropa merupakan pasar yang tak hanya memiliki banyak peluang, tetapi juga ancaman. Brexit memiliki dampak negatif bagi penjualan ponsel dari luar Eropa.

"Di Inggris, pengiriman perangkat premium dari Samsung dan Apple dipercepat sebelum tenggat waktu Brexit tahun ini. Terjadi penurunan penjualan besar, karena distributor dipaksa untuk menimbun produk dan melakukan lindung nilai terhadap risiko tarif yang akan datang," jelasnya dalam laporan Canalyst.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini