Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Meraba Batas Putaran Mesin yang Bikin Irit Bahan Bakar


Pertanyaan: Berapa batas putaran mesin (revolution per minute/rpm) terbaik agar mendapat konsumsi bahan bakar yang minimum dengan laju maksimum?

@marcelsuandi

Pertanyaan ini tidak dapat dijawab secara langsung karena setiap mobil mempunyai rancangan sendiri-sendiri terkait torsi puncak yang dihasilkan mesin.

Untuk itu coba kemudikan kendaraan dalam situasi lalu lintas yang lancar dan dikendarai dengan gigi persneling mendekati gigi maksimum dan di gigi maksimum yang mana mobil terasa bertenaga dengan injakan pedal gas sedikit.

Di sekitar putaran rpm tersebutlah akan didapat torsi puncak.

Ada trik yang bisa diterapkan agar konsumsi bahan bakar bisa didapat lebih hemat pada saat di jalan tol, yaitu dari pada menginjak pedal gas sedikit untuk berakselerasi, sering kali akan didapat konsumsi bahan bakar yang lebih hemat apabila berakselerasi lebih cepat hingga mendapatkan kecepatan yang diinginkan dan setelah itu pedal gas ditahan untuk mempertahankan kecepatan.

Pada umumnya mempertahankan rpm di bawah 2.500 bisa membantu konsumsi bahan bakar yang lebih hemat.

Provis - Tangerang, Banten (IG Provisautolab)

mempersilakan Anda menanyakan soal problem kendaraan roda empat dan roda dua, dan akan dijawab oleh praktisi otomotif yang berpengalaman puluhan tahun.

Jawaban akan tayang setiap hari Minggu di rubrik Konsultasi Otomotif. Yuk, tulis pertanyaanmu di kolom komentar media sosial

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini