Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Pekerja Fiat Chrysler Diminta Rela Potong Gaji Lawan Corona


CEO produsen blasteran Italia dan Amerika Serikat, Fiat Chrysler Automobiles, Mike Manley, menyerahkan 50 persen gajinya selama tiga bulan guna membantu kondisi finansial perusahaan semasa wabah virus corona (Covid-19). Fiat Chrysler juga meminta karyawannya di seluruh dunia menerima pemotongan sementara gaji mereka.

Keputusan menyerahkan pendapatannya selama tiga bulan itu telah disampaikan Manley melalui surat kepada para karyawannya.
Berdasarkan laporan tahunan keuangan Fiat Chrysler, gaji Manley paling tidak US$1,4 juta (Rp23,2 miliar) dan total remunerasi yang dia terima, setelah ditambah tunjangan pensiun dan insentif, mencapai US$13,3 juta (Rp220,4 miliar).

"Melindungi kesehatan finansial perusahaan adalah tanggung jawab semua orang dan secara alami dimulai dari saya sebagai pemimpin FCA," tulis surat itu diberitakan AFP, Selasa (31/3).




Bukan cuma Manley, Chairman Fiat Chrysler John Elkann dan anggota direksi lainnya juga dikatakan menyerahkan 'sisa kompensasi pada 2020'. Sedangkan beberapa eksekutif mengurangi gaji mereka sampai 30 persen selama tiga bulan.

Pada surat itu juga menjelaskan 'sebagian besar karyawan global' akan diminta untuk menerima pemotongan sementara 20 persen gaji sebagai 'partisipasi dalam pengorbanan' ini.
Manley mengatakan keputusan pemotongan gaji buat menghindari pemberhentian kerja karyawan secara permanen pada masa mendatang.

Fiat Chrysler yang menaungi merek otomotif seperti Jeep, Maserati, Chrysler, Fiat, Dodge, dan Alfa Romeo telah menutup sebagian besar operasi di Amerika Serikat dan Eropa karena wabah Covid-19 terus meluas. Pandemi itu juga diperkirakan mengganggu proses merger dengan PSA Group.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025