Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga Minyak Diramal Dorong IHSG ke Zona Hijau


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan Senin (6/4). Harga komoditas terutama minyak dunia diramal menjadi pemicu pergerakan indeks dalam negeri.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan melonjaknya harga minyak dunia menjadi katalis positif perdagangan hari ini.

"IHSG diprediksi menguat. Ada potensi untuk kembali menguat dalam jangka pendek didukung kenaikan harga komoditas terutama minyak dunia," ungkap Dennies dikutip dari risetnya Senin (6/4).

Ia memprediksikan IHSG bergerak dalam rentang support 4.500-4.562 dan resistance 4.564-4.684. Sementara, analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi meramal indeks masih akan menunjukkan efek positif guyuran stimulus pemerintah menyikapi skenario terburuk dampak pandemi virus corona.
"Kami perkirakan IHSG akan bergerak fluktuatif dengan potensi penguatan di atas 4.650," kata Lanjar seperti dikutip dari risetnya hari ini.

Dirinya memprediksikan IHSG bergerak dalam rentang support 4.514 dan resistance 4.650.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street ditutup melemah pekan lalu. Indeks Dow Jones memerah 1,69 persen ke level 21.052, S&P 500 turun 1,51 persen ke level 2.488, dan Nasdaq Composite terjun 1,53 persen menjadi 7.373.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)