Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Jualan Mobil China Maret: Ambles 1,43 Juta Unit Sebab Corona


Penjualan mobil di China terjun 42 persen pada Maret yang diakibatkan wabah virus corona (Covid-19). Menurut catatan China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) penjualan jatuh 1,43 juta unit dibanding bulan yang sama pada tahun lalu.

AFP mengabarkan, Senin (13/4), kategori mobil penumpang ringan terus menurun selama 21 bulan berurutan, namun kejatuhan paling parah terjadi pada Februari, saat drop 79 persen. Covid-19 disebut telah menggerus keinginan konsumen membeli mobil baru.
CAAM juga menjelaskan penjualan mobil berteknologi alternatif (new energy vehicle/NEV) kecuali Tesla jatuh selama sembilan bulan berurutan menjadi 53 ribu unit pada Maret. NEV meliputi mobil murni listrik, plug in hybrid, dan fuel cell hydrogen, sedangkan Tesla tak melapor pada CAAM.

"Bila kita hanya mempertimbangkan faktor domestik, kami percaya industri pada semester kedua seharusnya bisa pulih ke level di periode yang sma pada tahun lalu," kata pejabat senior CAAM Xu Haidong.

Kendati demikian Haidong bilang," Tetap saja sulit mengembalikan penurunan di caturwulan pertama".

CAAM menyebut 99,5 persen pabrik di China telah kembali memulai produksi dengan langkah-langkah penanganan penyebaran Covid-19. Sebanyak 86 persen pekerja otomotif dikatakan sudah kembali bekerja.
Penurunan penjualan mobil di China diprediksi belum berakhir pada Maret. CAAM mengatakan pada semester satu penurunan diperkirakan lebih dari 10 persen dan sekitar 5 persen pada total 2020 jika Covid-19 berhasil ditangani sepenuhnya sebelum April.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)