Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Jualan Mobil China Maret: Ambles 1,43 Juta Unit Sebab Corona


Penjualan mobil di China terjun 42 persen pada Maret yang diakibatkan wabah virus corona (Covid-19). Menurut catatan China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) penjualan jatuh 1,43 juta unit dibanding bulan yang sama pada tahun lalu.

AFP mengabarkan, Senin (13/4), kategori mobil penumpang ringan terus menurun selama 21 bulan berurutan, namun kejatuhan paling parah terjadi pada Februari, saat drop 79 persen. Covid-19 disebut telah menggerus keinginan konsumen membeli mobil baru.
CAAM juga menjelaskan penjualan mobil berteknologi alternatif (new energy vehicle/NEV) kecuali Tesla jatuh selama sembilan bulan berurutan menjadi 53 ribu unit pada Maret. NEV meliputi mobil murni listrik, plug in hybrid, dan fuel cell hydrogen, sedangkan Tesla tak melapor pada CAAM.

"Bila kita hanya mempertimbangkan faktor domestik, kami percaya industri pada semester kedua seharusnya bisa pulih ke level di periode yang sma pada tahun lalu," kata pejabat senior CAAM Xu Haidong.

Kendati demikian Haidong bilang," Tetap saja sulit mengembalikan penurunan di caturwulan pertama".

CAAM menyebut 99,5 persen pabrik di China telah kembali memulai produksi dengan langkah-langkah penanganan penyebaran Covid-19. Sebanyak 86 persen pekerja otomotif dikatakan sudah kembali bekerja.
Penurunan penjualan mobil di China diprediksi belum berakhir pada Maret. CAAM mengatakan pada semester satu penurunan diperkirakan lebih dari 10 persen dan sekitar 5 persen pada total 2020 jika Covid-19 berhasil ditangani sepenuhnya sebelum April.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025