Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Corona, Kepercayaan Konsumen Jerman Sentuh Titik Terendah


Tingkat kepercayaan konsumen di Jerman mencapai titik terendah sepanjang masa pada April 2020. Kondisi itu terjadi karena pandemi virus corona.

Berdasarkan survei pada sekitar 2.000 orang dalam dua pekan pertama April, indeks bulanan progresif dari lembaga survei GfK merosot hampir 26 poin menjadi -23,4.

"Pada titik ini, konsumen merasakan sepenuhnya langkah-langkah untuk mengendalikan penyebaran virus untuk kali pertama, seperti penutupan sekolah dan bisnis, penghentian produksi dan pembatasan perjalanan ke luar," sebut pernyataan GfK dikutip dari AFP.

Melihat komponen individual dari indeks, ekspektasi masyarakat terhadap ekonomi yang lebih luas turun ke level terendah sejak krisis keuangan 2009.
Pandangan responden terhadap pendapatan pribadi dan kesiapan melakukan pembelian juga jatuh. Menurut GfK situasi tersebut menggambarkan ketidakpastian besar di kalangan konsumen.

"Seiring dengan pukulan terhadap pendapatan yang telah terjadi, ketakutan akan kehilangan pekerjaan melonjak tajam di antara para pekerja sehingga menimbulkan hambatan untuk melakukan kegiatan konsumsi," menurut GfK.

Sejak awal April, Berlin telah menyetujui 16 negara bagian mengambil langkah awal untuk keluar dari lockdown, dengan membuka toko-toko kecil dan memperbolehkan murid-murid kembali bersekolah pada pekan depan.

Namun demikian, GfK memperkirakan tingkat keyakinan konsumen Jerman akan membaik pada Mei mendapat.



Menteri Kesehatan Jens Spahn pekan lalu menganggap wabah virus corona sudah terkendali. Spahn menyatakan setiap satu orang yang terinfeksi menularkan virus ke kurang dari satu orang lainnya.

Dalam survey bulanan yang dipublikasikan Selasa lalu disebutkan tanda-tanda harapan itu mendorong kebangkitan kepercayaan investor ke zona positif pada April.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini