Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Corona, Kepercayaan Konsumen Jerman Sentuh Titik Terendah


Tingkat kepercayaan konsumen di Jerman mencapai titik terendah sepanjang masa pada April 2020. Kondisi itu terjadi karena pandemi virus corona.

Berdasarkan survei pada sekitar 2.000 orang dalam dua pekan pertama April, indeks bulanan progresif dari lembaga survei GfK merosot hampir 26 poin menjadi -23,4.

"Pada titik ini, konsumen merasakan sepenuhnya langkah-langkah untuk mengendalikan penyebaran virus untuk kali pertama, seperti penutupan sekolah dan bisnis, penghentian produksi dan pembatasan perjalanan ke luar," sebut pernyataan GfK dikutip dari AFP.

Melihat komponen individual dari indeks, ekspektasi masyarakat terhadap ekonomi yang lebih luas turun ke level terendah sejak krisis keuangan 2009.
Pandangan responden terhadap pendapatan pribadi dan kesiapan melakukan pembelian juga jatuh. Menurut GfK situasi tersebut menggambarkan ketidakpastian besar di kalangan konsumen.

"Seiring dengan pukulan terhadap pendapatan yang telah terjadi, ketakutan akan kehilangan pekerjaan melonjak tajam di antara para pekerja sehingga menimbulkan hambatan untuk melakukan kegiatan konsumsi," menurut GfK.

Sejak awal April, Berlin telah menyetujui 16 negara bagian mengambil langkah awal untuk keluar dari lockdown, dengan membuka toko-toko kecil dan memperbolehkan murid-murid kembali bersekolah pada pekan depan.

Namun demikian, GfK memperkirakan tingkat keyakinan konsumen Jerman akan membaik pada Mei mendapat.



Menteri Kesehatan Jens Spahn pekan lalu menganggap wabah virus corona sudah terkendali. Spahn menyatakan setiap satu orang yang terinfeksi menularkan virus ke kurang dari satu orang lainnya.

Dalam survey bulanan yang dipublikasikan Selasa lalu disebutkan tanda-tanda harapan itu mendorong kebangkitan kepercayaan investor ke zona positif pada April.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)