Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Pabrik Avanza dan Innova Tutup Lebih Lama Sebab PSBB


Daihatsu dan Toyota memperpanjang masa penghentian operasional produksi pabrik di Indonesia dari waktu yang sudah ditentukan sebelumnya. Alasan dua produsen ini lantaran menyesuaikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah diberlakukan di wilayah pabrik, yaitu Jakarta dan Jawa Barat.

Seperti diketahui penerapan PSBB telah dimulai di Jakarta selama dua pekan sejak 10 April, lantas diperluas di wilayah Jawa Barat, yakni Bogor, Depok, dan Bekasi mulai 15 April selama periode yang sama.
Chief Executive Astra International Daihatsu Sales Operation (AI DSO) Supranoto mengatakan Daihatsu mengubah masa pemberhentian pabrik dari jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya, 10-17 April, menjadi 10-24 April. Ini menjadikan pabrik Daihatsu berhenti selama dua pekan.

Daihatsu punya lima fasilitas produksi di Jakarta dan Jawa Barat, yaitu Sunter Assembly Plant, Sunter Press Plant, Karawang Casting Plant, Karawang Engine Plant dan Karawang Assembly Plant. Sekitar 11 ribu pekerja Daihatsu di dalam negeri tidak hanya bertugas memproduksi mobil merek Daihatsu seperti Ayla, Xenia, dan Terios tetapi juga menghasilkan mobil merek Toyota seperti Agya, Avanza, dan Rush.

"Daihatsu dan seluruh pihak terus mendukung semangat pemerintah dalam memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19," kata Supranoto melalui keterangan tertulis, Kamis (16/4).

Supranoto juga mengatakan keputusan ini dilakukan karena perusahaan mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawan, pelanggan, serta pemangku kepentingan. Selain pabrik, perusahaan juga menghentikan sementara layanan seluruh outlet di beberapa area, meliputi layanan dealer dan bengkel.

Sebanyak 34 outlet di Jakarta berhenti mulai 10 April, 17 outlet di Depok, Bogor, dan Bekasi mulai 15 April. Selain itu penutupan outlet juga akan dilakukan di wilayah lainnya yang akan menerapkan PSBB, yaitu 13 outlet Tangerang dan Tangerang Selatan mulai 18 April dan empat outlet di Pekanbaru mulai 17 April.

Walau banyak outlet tutup, layanan Daihatsu disebut tetap dapat diakses via online melalui situs dan aplikasi ponnsel.

"Kami mohon dukungan dan pengertiannya dari pelanggan," kata Supranoto.
Sementara itu Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengatakan penghentian operasi pabrik Sunter dan Karawang pada 13-17 April diputuskan diperpanjang menjadi 13-24 April menyesuaikan aturan PSBB.

Bob menambahkan, sebagaimana pengaturan penghentian aktivitas produksi sebelumnya, beberapa aktivitas seperti ekspor akan tetap berjalan di bawah pengawasan ketat. Bob juga memastikan pelaksanaan seluruh aktivitas perusahaan selama pemberlakuan PSBB akan sesuai dengan peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku.

"Bagi kami, keselamatan karyawan serta pemangku kepentingan terkait yang utama dan kami akan selalu mematuhi arahan dari pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19," kata Bob.

Pabrik Toyota di Karawang merupakan lokasi produksi banyak model termasuk Yaris, Vios, Sienta, Innova, dan Fortuner. Sedangkan pabrik di Sunter memproduksi mesin dan stamping parts

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025