Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Modal Warisan, Alice Walton Jadi Wanita Terkaya Dunia


Alice Walton menempati peringkat pertama sebagai perempuan terkaya di dunia versi Forbes 2020. Nilai kekayaannya mencapai US$54,2 miliar atau sekitar Rp880,75 triliun (berdasarkan kurs Rp16.250 per dolar AS).

Tahun ini, Alice berhasil merebut kembali posisi yang pernah didudukinya pada 2018 dari Francoise Bettencourt Meyers. Pewaris kekayaan grup usaha L'Oreal itu hanya mengantongi harta sekitar US$48,9 miliar atau Rp794,62 triliun pada tahun ini.

Status perempuan terkaya sejatinya bukan hal baru bagi Alice. Ia kerap bertukar status dengan para perempuan dari keluarga L'Oreal dalam beberapa tahun terakhir.

Bila tahun ini Alice mengalahkan putri tunggal keluarga L'Oreal, sebelumnya Alice kerap diungguli dengan ibu dari Francoise Bettencourt, yaitu Liliane Bettencourt.
Alice mendapat label 'orang tajir' berkat warisan dari orang tuanya, pendiri Walmart, Sam Walton dan Helen Walton. Namun, hal ini tak semata-mata menjadikan perempuan kelahiran 7 Oktober 1949 itu sebagai orang kaya tanpa karir.

Usai menempuh pendidikan ekonomi dan keuangan dari Universitas Trinity di San Antonio, Texas, AS, Alice membangun karirnya sebagai analis ekuitas dan manajer keuangan di First Commerce Croporation. Ia kemudian mengelola investasi Arvest Bank Group.

Kemudian, ia mendirikan Llama Company, sebuah bank investasi dan menjadi pemimpin Dewan Northwest Arkansas yang mengembangkan pembangunan bandara lokal. Setelah itu, ia meneruskan pengelolaan warisan keluarga.
Ia pernah tercatat sebagai salah satu orang kaya yang memberikan sumbangan US$2,6 miliar untuk gerakan Progress for America. Ia juga memberi sumbangan untuk pemilihan presiden AS, seperti US$200 ribu untuk kampanye Mitt Romney dan US$353,4 ribu untuk kampanye Hillary Clinton saat melawan Donald Trump pada 2016 lalu.

Lepas dari kekayaannya, Alice merupakan pecinta seni. Ia membuka Crystal Bridges Museum of American Art di Arkansas, tempat tinggalnya.

Ia mengaku sudah menyukai seni sejak anak-anak. Hal ini membuatnya hobi membeli berbagai karya seni mahal di dunia, salah satunya karya Andy Warhol dan Georgia O'Keefe dengan nilai US$44,4 juta.

Di kehidupan pribadi, Alice dikabarkan sempat menikah dengan seorang bankir investasi, namun tak lama bercerai. Ia merupakan seorang janda tanpa anak sebagai pewaris kekayaannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini