Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Modal Warisan, Alice Walton Jadi Wanita Terkaya Dunia


Alice Walton menempati peringkat pertama sebagai perempuan terkaya di dunia versi Forbes 2020. Nilai kekayaannya mencapai US$54,2 miliar atau sekitar Rp880,75 triliun (berdasarkan kurs Rp16.250 per dolar AS).

Tahun ini, Alice berhasil merebut kembali posisi yang pernah didudukinya pada 2018 dari Francoise Bettencourt Meyers. Pewaris kekayaan grup usaha L'Oreal itu hanya mengantongi harta sekitar US$48,9 miliar atau Rp794,62 triliun pada tahun ini.

Status perempuan terkaya sejatinya bukan hal baru bagi Alice. Ia kerap bertukar status dengan para perempuan dari keluarga L'Oreal dalam beberapa tahun terakhir.

Bila tahun ini Alice mengalahkan putri tunggal keluarga L'Oreal, sebelumnya Alice kerap diungguli dengan ibu dari Francoise Bettencourt, yaitu Liliane Bettencourt.
Alice mendapat label 'orang tajir' berkat warisan dari orang tuanya, pendiri Walmart, Sam Walton dan Helen Walton. Namun, hal ini tak semata-mata menjadikan perempuan kelahiran 7 Oktober 1949 itu sebagai orang kaya tanpa karir.

Usai menempuh pendidikan ekonomi dan keuangan dari Universitas Trinity di San Antonio, Texas, AS, Alice membangun karirnya sebagai analis ekuitas dan manajer keuangan di First Commerce Croporation. Ia kemudian mengelola investasi Arvest Bank Group.

Kemudian, ia mendirikan Llama Company, sebuah bank investasi dan menjadi pemimpin Dewan Northwest Arkansas yang mengembangkan pembangunan bandara lokal. Setelah itu, ia meneruskan pengelolaan warisan keluarga.
Ia pernah tercatat sebagai salah satu orang kaya yang memberikan sumbangan US$2,6 miliar untuk gerakan Progress for America. Ia juga memberi sumbangan untuk pemilihan presiden AS, seperti US$200 ribu untuk kampanye Mitt Romney dan US$353,4 ribu untuk kampanye Hillary Clinton saat melawan Donald Trump pada 2016 lalu.

Lepas dari kekayaannya, Alice merupakan pecinta seni. Ia membuka Crystal Bridges Museum of American Art di Arkansas, tempat tinggalnya.

Ia mengaku sudah menyukai seni sejak anak-anak. Hal ini membuatnya hobi membeli berbagai karya seni mahal di dunia, salah satunya karya Andy Warhol dan Georgia O'Keefe dengan nilai US$44,4 juta.

Di kehidupan pribadi, Alice dikabarkan sempat menikah dengan seorang bankir investasi, namun tak lama bercerai. Ia merupakan seorang janda tanpa anak sebagai pewaris kekayaannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini