Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

 Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026. Hari ini Senin (22/6/2026), sejumlah emiten saham memasuki jadwal cum dividen. Beberapa emiten tersebut menawarkan yield yang besar, hingga menembus sebesar Rp 950 per saham atau Rp 95.000 per lot sebelum dipotong pajak.. Cum dividen date adalah periode akhir suatu saham mengandung dividen. Investor yang ingin mendapatkan dividen harus membeli saham tersebut paling lambat saat cum dividen date dan menyimpannya hingga tanggal pencatatan penerima dividen (recording date). Berikut daftar emiten saham yang memasuki cum dividen date hari ini beserta potensi yield: Kode Dividen per Saham Harga Saham (19 Juni 2026) Dividend Yield TIFA Rp 4,00 Rp 278 1,44% AGII Rp 11,42 Rp 2.670 0,43% BATR Rp 2,00 Rp 90 2,22% BMHS Rp 1,03 Rp 183 0,56% CEKA Rp 150,00 Rp 2.380 6,30% DGWG Rp 6,50 Rp 302 2,15% ESTI Rp 2,00 Rp 129 1,55% HGII Rp 0,43 Rp 130 0,33% MDIY Rp 17,62 Rp 845 2,09% MKPI Rp 950,00 Rp 21.825 4,35% PEHA Rp 5,01 Rp 254 1,97% PTBA Rp 114,508 Rp 2.530 4,53% PWON Rp 13,00 Rp 254 5,12% SMRA Rp 5,00 Rp 294 1,70% Tonton: Bahlil Soroti Pemadaman Listrik Bergilir, Tuntut PLN Tuntaskan Persoalan Teknis Ringkasan Kinerja Emiten Utama 1. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) PTBA mencatat pendapatan Rp42,65 triliun dan laba bersih Rp2,93 triliun pada tahun buku 2025. Perseroan membagikan dividen Rp114,508 per saham atau sekitar Rp1,32 triliun, setara 45% laba bersih, sedangkan sisanya ditahan untuk mendukung ekspansi usaha. 2. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) Pengembang kawasan Pondok Indah ini membagikan dividen tunai Rp950 per saham, salah satu yang terbesar secara nominal dalam periode ini. Dividen berasal dari laba bersih tahun buku 2025 sesuai keputusan RUPS. 3. PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) Produsen minyak nabati dan produk pangan ini menetapkan dividen tunai Rp150 per saham. CEKA secara historis dikenal sebagai emiten dengan fundamental yang stabil dan pembagian dividen yang konsisten. Tonton: PLN Masih Kekurangan Pasokan Batubara 20 Juta Ton, Ancaman Pemadaman Listrik Masih Mengintai 4. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) PWON membagikan dividen Rp13 per saham. Kinerja perusahaan tetap ditopang oleh pendapatan berulang (recurring income) dari pusat perbelanjaan, hotel, dan perkantoran, di samping penjualan properti. 5. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) SMRA membagikan dividen Rp5 per saham. Perseroan mempertahankan pertumbuhan bisnis melalui pengembangan township dan penjualan properti di sejumlah kota besar.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini