Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Investor
saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir
Juni 2026. Hari ini Senin (22/6/2026), sejumlah emiten saham memasuki jadwal
cum dividen. Beberapa emiten tersebut menawarkan yield yang besar, hingga
menembus sebesar Rp 950 per saham atau Rp 95.000 per lot sebelum dipotong
pajak.. Cum dividen date adalah periode akhir suatu saham mengandung dividen.
Investor yang ingin mendapatkan dividen harus membeli saham tersebut paling
lambat saat cum dividen date dan menyimpannya hingga tanggal pencatatan
penerima dividen (recording date). Berikut daftar emiten saham yang memasuki
cum dividen date hari ini beserta potensi yield: Kode Dividen per Saham Harga
Saham (19 Juni 2026) Dividend Yield TIFA Rp 4,00 Rp 278 1,44% AGII Rp 11,42 Rp
2.670 0,43% BATR Rp 2,00 Rp 90 2,22% BMHS Rp 1,03 Rp 183 0,56% CEKA Rp 150,00
Rp 2.380 6,30% DGWG Rp 6,50 Rp 302 2,15% ESTI Rp 2,00 Rp 129 1,55% HGII Rp 0,43
Rp 130 0,33% MDIY Rp 17,62 Rp 845 2,09% MKPI Rp 950,00 Rp 21.825 4,35% PEHA Rp
5,01 Rp 254 1,97% PTBA Rp 114,508 Rp 2.530 4,53% PWON Rp 13,00 Rp 254 5,12%
SMRA Rp 5,00 Rp 294 1,70% Tonton: Bahlil Soroti Pemadaman Listrik Bergilir,
Tuntut PLN Tuntaskan Persoalan Teknis Ringkasan Kinerja Emiten Utama 1. PT
Bukit Asam Tbk (PTBA) PTBA mencatat pendapatan Rp42,65 triliun dan laba bersih
Rp2,93 triliun pada tahun buku 2025. Perseroan membagikan dividen Rp114,508 per
saham atau sekitar Rp1,32 triliun, setara 45% laba bersih, sedangkan sisanya
ditahan untuk mendukung ekspansi usaha. 2. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
Pengembang kawasan Pondok Indah ini membagikan dividen tunai Rp950 per saham,
salah satu yang terbesar secara nominal dalam periode ini. Dividen berasal dari
laba bersih tahun buku 2025 sesuai keputusan RUPS. 3. PT Wilmar Cahaya
Indonesia Tbk (CEKA) Produsen minyak nabati dan produk pangan ini menetapkan
dividen tunai Rp150 per saham. CEKA secara historis dikenal sebagai emiten
dengan fundamental yang stabil dan pembagian dividen yang konsisten. Tonton:
PLN Masih Kekurangan Pasokan Batubara 20 Juta Ton, Ancaman Pemadaman Listrik
Masih Mengintai 4. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) PWON membagikan dividen Rp13 per
saham. Kinerja perusahaan tetap ditopang oleh pendapatan berulang (recurring
income) dari pusat perbelanjaan, hotel, dan perkantoran, di samping penjualan
properti. 5. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) SMRA membagikan dividen Rp5 per
saham. Perseroan mempertahankan pertumbuhan bisnis melalui pengembangan
township dan penjualan properti di sejumlah kota besar.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar