Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Serangan Siber Meningkat di RI


Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat 88.414.296 serangan siber dari Januari hingga 12 April 2020. Serangan siber terbanyak terjadi pada Februari dengan jumlah serangan 29,1 juta.

Sedangkan pada Maret saat konsep belajar, ibadah, dan bekerja dari rumah diumumkan, Indonesia mengalami serangan siber sebanyak 26,4 juta. Data ini dicatat oleh Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional (Pusopskamsinas BSSN).

Berdasarkan data dari BSSN, puncak serangan tertinggi harian terjadi pada Maret 2020, yakni 12 Maret 2020 (sekitar 3,4 juta serangan). Tanggal 12 Maret menandakan 10 hari setelah pemerintah yakni


Dua puncak serangan tertinggi harian terjadi setelah kerja dari rumah pertama kali diumumkan pada 16 Maret, yakni pada 20 Maret (sekitar 2,1 juta serangan) dan 26 Maret (sekitar 2,3 juta serangan).
Jenis serangan siber yang terjadi pada Maret meliputi 56 persen trojan activity, 42 persen information gathering, 1 persen exploit kit dan 1 persen web application attack.

Secara keseluruhan jenis serangan siber dari Januari hingga 12 April 2020 mencakup 56 persen trojan activity, 43 persen information gathering, 1 persen web application attack.
Pusopskamsinas BSSN juga mencatat telah terjadi 159 kasus insiden web defacement pada situs web instansi pemerintah pada 1 Januari sampai 12 April 2020.

Deface  adalah sebuah kegiatan yang dilakukan untuk mengubah tampilan pada suatu situs web dengan cara menyisipkan file pada server situs web tersebut.

Defacement umumnya dimaksudkan sebagai semacam grafiti elektronik, meskipun bisa juga menjadi sarana untuk menyebarkan pesan bermotif politik atau bentuk unjuk rasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025