Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Tips Aman Bertransaksi dengan Mobile dan Internet Banking


Aspek keamanan transaksi kembali menjadi sorotan usai kasus pembobolan rekening dan kartu kredit yang menimpa wartawan senior Ilham Bintang beberapa waktu terakhir.

Melalui akun Facebooknya, Ilham bercerita dirinya rugi ratusan juta karena pencurian kartu subsider identity module (SIM).

Kartu SIM Indosat miliknya diambil alih oleh orang tak dikenal. Pelaku mengaku sebagai dirinya dan meminta untuk mengganti kartu SIM di nomor 081680XXXXX.

Indosat kemudian meloloskan pelaku dalam proses verifikasi. Penukaran kartu berujung pada pembobolan rekeningnya di Commonweath Bank dan kartu kredit BNI-nya.
Belajar dari kejadian itu, nasabah perlu lebih berhati-hati dalam bertransaksi perbankan, baik menggunakan telepon genggam (mobile) maupun internet.

Dirangkum dari beberapa sumber, sejumlah hal tak boleh luput agar proses transaksi terjadi dengan aman. Untuk penggunaan internet banking, misalnya. pastikan alamat situs internet banking yang dituju sudah benar dan resmi.

Kemudian, sebisa mungkin gunakan komputer pribadi agar data yang diberikan aman. Jika diharuskan memakai komputer milik orang lain, jangan lupa keluar dari akun sebelum meninggalkan komputer. Supaya lebih aman setelah transaksi, hapus sejarah penelusuran (history) pada browser yang dipakai.

Ketika memakai komputer pribadi, juga pastikan komputer bebas dari virus. Keyboard virtual juga bisa digunakan untuk mencegah peretasan melalui tombol keyboard.



Jaringan wifi juga penting untuk diperhatikan. Sebab, peretasan maupun penyebaran virus komputer dapat dilakukan melakukan jaringan nirkabel.

Hal serupa perlu diperhatikan dalam penggunaan mobile banking. Sebelum bertransaksi, pastikan aplikasi yang diunduh resmi.

Perlu diingat agar tidak membagikan password, one time password (OTP) maupun data pribadi kepada sembarang orang.

Tak kalah penting, password sebaiknya juga diganti secara berkala agar terhindar dari peretasan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)