Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Peta Banjir Jakarta 2020


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan peta sebaran banjir yang rendam wilayah Jakarta, Rabu (1/1). Menurut data BNPB, banjir dengan ketinggian bervariasi dari 30 cm hingga 200 cm.

"Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat 7 kecamatan di Jakarta Selatan dan 10 kecamatan di Kota Bekasi yang terendam banjir. Sebaran titik terdapat di sejumlah wilayah baik di DKI Jakarta, Tangerang Selatan dan Kota Bekasi," demikian tertulis pada situs BNPB, Rabu (1/1).

BNPB lantas memberikan peta sebaran banjir di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Data terakhir yang dikumpulkan pada peta ini per 1 Januari 2020 pukul 14.00 WIB.
Selain peta dari BNPB, pengguna juga bisa mengakses situs Peta Bencana. Situs ini mengumpulkan data banjir yang dilaporkan oleh warganet.

Peta banjir Jakarta 2020 versi situs Peta Bencana (Dok. petabencana.id)


Selain dari warganet, situs ini juga bekerjasama dengan BPBD Jakarta, BNPB, Qlue, Pasangmata.com, Zurich alert, Pacific Disaster Center, dan Humanitarian OpenStreetMap Team dengan dukungan dari USAID dan UrbanRiskLab.

Agar laporan warganet bisa ditampilkan ke dalam peta, netizen mesti mencolek akun @petabencana dalam cuitannya.


Selain lewat Twitter, Platform ini memanfaatkan laporan yang diterima lewat aplikasi Telegram menggunakan tekas "/banjir" ke akun @BencanaBot.

Platform interaktif ini merupakan peta online yang menampilkan daerah terdampak banjir. Ikon air digunakan untuk menandai daerah yang terkena banjir. Sementara Ketinggian air ditandai dengan warna kuning, cokelat, dan merah.


Warna kuning untuk menandai kedalaman air antara 10-70 cm. Coketlat untuk ketinggian air 70-150 cm, dan merah untuk kedalaman di atas 150 cm.

Selain itu, anda juga bisa melilhat informasi ketinggian air di daerah tertentu lengkap dengan foto dengan mengklik simbol air.

Peta ini juga memberikan informasi ketinggian air di sejumlah pintu air. Ikon pintu air berwarna merah mendakan permukaan air dalam kondisi Siaga 1, warna jingga sebagai Siaga 2, warna kuning menandakan permukaan air dalam kondisi Siaga 3, dan warna hijau dalam kondisi Siaga 4.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025