Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Asal Tak Tergores, Kaca Film Korban Banjir Masih Layak Pakai


Kaca film mobil didesain untuk waktu cukup lama hingga usianya tahunan. Pemilik kendaraan tidak perlu khawatir air akibat banjir bisa merusak kaca film mobil.

GM Sales dan Marketing Global Auto International (GAI) sebagai pemegang merek kaca film ICE-µ dan distributor tunggal System X Ceramic Andi Hartono mengatakan kaca film merupakan aksesori yang tak mudah rusak. Kaca film yang terdampak banjir cukup dibersihkan dan masih bisa digunakan.

Menurutnya, setelah banjir surut, bagian kaca film bisa dibersihkan dengan cara membilasnya menggunakan air bersih. Setelah itu gunakan sampo untuk menghapus noda menempel pada kaca film dan kembali bilas dengan air, kemudian keringkan dengan lap bersih.

"[Kaca film mobil] Tidak akan rusak walau mobil terendam banjir. Kaca film juga sudah ada antigores dan baretnya. Jadi cukup dibilas dengan air bersih," kata Andi di fasilitas training center dan workshop GAI kawasan Cakung Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (7/1).

Dijelaskan Andi, kaca film bakal rusak bila terkena goresan benda tajam. Pemilik yang mendapat kaca film rusak sebaiknya mengganti lapisan film dengan yang baru. Sebab sobekan akan melebar jika dibiarkan untuk waktu lama.

"Kaca film rusak karena benda tajam, itu ibaratnya luka bisa rusak," ucap Andi.




Andi menambahkan kerusakan pada kaca film biasanya disebabkan oleh pengguna yang membiarkan mobilnya terendam air dengan jangka waktu lama. Dalam kondisi itu sifat perekat film bisa berkurang hingga akhirnya terkelupas.

"Biasanya kalau terendam lama mungkin iya jadi lepas. Karena memasang kaca film gunakan lem," tutup Andi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini