Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Mulai Hari Ini, Windows Phone Tak Bisa Lagi Pakai Whatsapp


Pengguna ponsel Windows Phone tak akan lagi bisa menggunakan aplikasi WhatsApp terhitung mulai hari ini, Selasa, 31 Desember 2019. WhatsApp tidak akan lagi bisa digunakan bagi ponsel yang berjalan di sistem operasi Windows Phone.

Dilansir dari Slash Gear, toko digital milik Microsoft untuk Windows Phone juga tidak akan lagi menampilkan aplikasi WhatsApp. Pengumuman ini sesungguhnya telah disampaikan WhatsApp pada pertengahan 2019.

Pengguna Windows Phone juga tetap harus memperhatikan versi Android dan iOS, apabila pengguna beralih ke sistem operasi Android. Pasalnya WhatsApp juga akan menghentikan dukungan ke perangkat Android dan iOS lawas mulai 1 Februari 2020.


WhatsApp akan menghentikan layanan pada Android 2.3.7 Gingerbread dan iOS 8. WhatsApp tidak akan lagi bisa dijalankan di sistem operasi tersebut mulai 1 Februari 2020.
Oleh karena itu, sebaiknya pengguna memindahkan akun WhatsApp ke ponsel dengan versi 4.03 ke atas atau perangkat iOS 9 ke atas.

Perusahaan yang berkantor pusat di Menlo Park, California, AS ini menyarankan kepada pengguna untuk memperbarui sistem operasi perangkat ponsel mereka.

WhatsApp menyebut keputusan untuk tidak mendukung layanan mereka di sejumlah perangkat ponsel lawas, sebetulnya merupakan keputusan sulit bagi perusahaan.



"Ini adalah keputusan yang sulit dibuat bagi kami, tetapi tepat untuk memberikan orang cara yang lebih baik untuk tetap berhubungan dengan teman, keluarga, dan orang yang dicintai menggunakan WhatsApp," demikian keterangan Juru Bicara WhatsApp.

Sebelumnya, aplikasi telah menghentikan dukungannya untuk Android generasi tua seperti Android versi 2.3.3, Windows Phone 8.0 dan yang lebih lawas, iPhone 3GS atau versi iOS 6, Nokia Symbian S60, Blacberry OS dan Blackberry 10.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)