Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Hambat Corona, RS di China Gunakan Drone Angkut Sampel Darah


Drone tanpa awak pengangkut sampel medis dan bahan berbahaya yang diduga terjangkit virus corona dioperasikan di China.

Dalam pengoperasiannya, drone digunakan untuk mengangkut sampel antara Rumah Sakit Rakyat Kabupaten Xinchang, pusat kontrol penyakit Kabupaten Xinchang, dan Rumah Sakit Rakyat Kabupaten Xinchang cabang Dashiju.

Dalam keterangan resmi dikutip Senin (17/2), drone hasil ciptaan salah satu grup perusahaan Terra Drone, Antwork.

Antwork mengklaim drone mampu memenuhi kebutuhan rumah sakit. Drone ini disebut secara aktif menghubungi rumah sakit setempat untuk mendukung pencegahan epidemi dengan tindakan praktis, bekerja sama sepenuhnya dengan pemerintah daerah dan unit bantuan medis untuk mengawal pengiriman sampel medis yang tepat waktu secara cepat.

Drone yang digunakan adalah jenis RA3 dan tr7s, serta menggunakan stasiun tak berawak RH1, sebagai solusi teknis untuk mengangkut sampel.

Dalam operasi ini, solusi pengiriman menggunakan drone yang disediakan oleh Antwork pun digunakan. Mode operasi otomatis dan tak berawak dapat secara signifikan mengurangi peluang kontak manusia terhadap sampel medis dalam proses transportasi, dan meningkatkan kecepatan pengiriman.


Diklaim proses pengiriman sampel dilakukan sesuai dengan prosedur operasi tersertifikasi untuk memastikan keamanan sampel medis dalam proses transportasi sehingga meningkatkan efisiensi waktu lebih dari 50 persen dibandingkan dengan cara tradisional.

Virus corona yang mewabah membuat banyak warga Wuhan menahan diri bepergian keluar rumah karena takut terjangkit virus.

Pemerintah China sendiri terus memerangi penyebaran virus corona. Hingga Senin (17/2) korban meninggal akibat virus corona di seluruh dunia telah menyentuh angka 1.770.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini