Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

PLN Pulihkan Listrik Mati di Sebagian Jawa Tengah


PT PLN (Persero) menyatakan listrik di sebagian wilayah Jawa Tengah sudah berangsur normal. Sebelumnya, pemadaman listrik terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di beberapa kota antara lain Semarang, Klaten, Kudus, Magelang, Tegal, Yogyakarta, dan Purwokerto.

"Kami terus berupaya untuk melakukan penormalan kembali, dengan memindahkan beban listrik ke jaringan lainnya," ujar PLT Manager Sub Bidang Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY Haris dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (11/2).

Haris mengungkapkan gangguan listrik di sejumlah daerah di Jawa Tengah disebabkan oleh gangguan sistem Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kiloVolt (kV) antara Pedan dan Kesugihan.

"PLN mohon maaf atas padamnya aliran listrik dan ketidaknyamanan pelanggan, kami lakukan upaya terbaik untuk mempercepat proses penormalan," ungkap Haris.
Untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan, tim dari perseroan melakukan upaya pengecekan dan perbaikan.

Dikutip dari Antara, berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah grup Whatshapp, salah satunya Siaga Bencana Cilacap, gangguan tersebut terjadi di Interbus Transformer (IBT) 1,2 Kesugihan pada Selasa (11/2), pukul 11.42 WIB. Gangguan diindikasikan adanya trip di PLTU Cilacap 560 Megawatt.

Gangguan tersebut berdampak pada 25 gardu induk (GI) yang tersebar di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cilacap meliputi GI Stara, GI Lomanis, GI Kebumen, GI Gombong, dan GI Wadaslintang.

Selanjutnya UP3 Purwokerto meliputi GI Rawalo, GI Kalibakal, dan GI Ajibarang, UP3 Tegal di GI Bumiayu, serta UP3 Yogyakarta meliputi GI Wates dan GI Kentungan Trafo 2.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)