Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

PLN Pulihkan Listrik Mati di Sebagian Jawa Tengah


PT PLN (Persero) menyatakan listrik di sebagian wilayah Jawa Tengah sudah berangsur normal. Sebelumnya, pemadaman listrik terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di beberapa kota antara lain Semarang, Klaten, Kudus, Magelang, Tegal, Yogyakarta, dan Purwokerto.

"Kami terus berupaya untuk melakukan penormalan kembali, dengan memindahkan beban listrik ke jaringan lainnya," ujar PLT Manager Sub Bidang Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY Haris dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (11/2).

Haris mengungkapkan gangguan listrik di sejumlah daerah di Jawa Tengah disebabkan oleh gangguan sistem Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kiloVolt (kV) antara Pedan dan Kesugihan.

"PLN mohon maaf atas padamnya aliran listrik dan ketidaknyamanan pelanggan, kami lakukan upaya terbaik untuk mempercepat proses penormalan," ungkap Haris.
Untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan, tim dari perseroan melakukan upaya pengecekan dan perbaikan.

Dikutip dari Antara, berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah grup Whatshapp, salah satunya Siaga Bencana Cilacap, gangguan tersebut terjadi di Interbus Transformer (IBT) 1,2 Kesugihan pada Selasa (11/2), pukul 11.42 WIB. Gangguan diindikasikan adanya trip di PLTU Cilacap 560 Megawatt.

Gangguan tersebut berdampak pada 25 gardu induk (GI) yang tersebar di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cilacap meliputi GI Stara, GI Lomanis, GI Kebumen, GI Gombong, dan GI Wadaslintang.

Selanjutnya UP3 Purwokerto meliputi GI Rawalo, GI Kalibakal, dan GI Ajibarang, UP3 Tegal di GI Bumiayu, serta UP3 Yogyakarta meliputi GI Wates dan GI Kentungan Trafo 2.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini