Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rekam Suara di Facebook Bakal Dapat Bayaran


Facebook menyatakan akan membayar sejumlah penggunanya untuk melakukan perekaman suara. Hal itu dilakukan oleh layanan media sosial itu guna meningkatkan algoritma pengenalan suara pada perangkat pengeras suara dan kamera Facebook Portal.

Program yang dinamai 'Pronunciations' (pelafalan) merupakan bagian dari aplikasi risept pasar Facebook Viewpoints, yang memberikan penghargaan kepada pengguna karena membantu perusahaan dalam pengujian dan survei.

Facebook tidak melibatkan pengguna dari berbagai negara dalam program itu. Perusahaan milik Mark Zuckerberg itu hanya memberi peluang bagi orang Amerika Serikat di atas 18 tahun dan setidaknya memiliki 75 teman Facebook, seperti dilansir Techradar
Tidak banyak syarat untuk terlibat dalam program itu. Pengguna Facebook AS di atas 18 tahun akan diundang untuk diminta mengucapkan kata 'Hai Portal'. Lalu diikuti dengan menyebut nama salah satu teman Facebooknya.


Facebook tak memberi banyak uang kepada penggunanya yang terlibat dalam program itu. Pengguna akan menerima US$5 atau sekitar Rp70 ribu (Rp69.097,5; US$1=Rp 13.819,50) yang ditransfer ke PayPal setelah lima kali perekaman suara di mana satu rekaman dinilai 200 poin.

Melansir Pocket-lint, Facebook telah menghentikan praktiknya dalam menggunakan data suara secara otomatis,. Mereka sekarang memulai pendekatan baru dengan membayar orang untuk rekaman suara mereka.

Facebook juga menegaskan bahwa klip yang direkam untuk pengucapan tidak akan terhubung ke profil penggunanya dan tidak akan dibagikan tanpa izin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini