Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Teten dan Putri Tanjung Dorong UMKM Naik Kelas


Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan pihaknya terus berkonsolidasi untuk memperkuat daya saing UMKM agar naik kelas dan bersaing dengan merk global.

Teten secara khusus meminta kepada Deputi Bidang SDM kementerian yang dipimpinnya untuk melatih kewirausahaan untuk warga lokal. Khususnya, kata dia, adalah daerah wisata super prioritas seperti di Sleman, Yogyakarta yang menyangga wisata Candi Borobudur.

Diketahui, rasio wirausaha nasional saat ini sebesar 3,47 persen dari jumlah penduduk dan pada 2021 ditargetkan 3,64 persen dari jumlah penduduk . Jumlah tersebut masih sangat kecil dibandingkan dengan jumlah wirausahawan yang ada di negara maju yang mencapai 14 persen.

"Masa kita kalah terus dengan negara-negara tetangga, dengan bonus demografi usia produktif kita harus pemenang di Asean," kata Teten dalam rilis resminya, Senin (24/2).
Dalam acara itu, Teten juga mengenalkan Putri Indahsari Tanjung, Staf Khusus Presiden. Dia menuturkan Putri akan tampil sebagai motivator agar UMKM di Sleman dan sekitarnya naik kelas.

Putri menyatakan bahwa untuk jadi pengusaha dibutuhkan proses. "Awal mulainya harus ada dorongan usaha. Dorongan bisa apa pun bentuknya, karena pengusaha adalah orang yang bisa melihat peluang atau menciptakan peluang," tuturnya.

Menurutnya, pengusaha harus mau bertransformasi dan mampu beradaptasi. "Pengusaha harus mau beradaptasi, berkolaborasi, mau berubah, tahu hitung hitungan dan terus belajar," kata perempuan tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini