Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Per 11 Februari, 4,5 Juta Wajib Pajak OP Lapor SPT Tahunan


Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat 4,5 juta Wajib Pajak (WP) orang pribadi (OP) telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahunan hingga Selasa (11/2).

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) DJP Hestu Yoga Saksama
mengatakan pihaknya mendorong WP untuk mulai menyampaikan SPT.

Untuk diketahui, batas akhir penyampaian SPT Pajak untuk wajib pajak (WP) orang pribadi pada 31 Maret setiap tahunnya. Sedangkan, penyampaian SPT Pajak untuk WP badan pada 30 April.

"Sampai hari ini, SPT yang sudah masuk 4,5 juta, lumayan," katanya, Selasa (11/2).
Ia menuturkan DJP telah mengirimkan email kepada perusahaan pemberi kerja. Tujuannya, agar mereka segera menerbitkan bukti potong, sehingga karyawan tersebut dapat segera melapor SPT. Dari sisi teknis, lanjutnya, DJP juga memperbaiki dan menambah saluran komunikasi bagi WP yang membutuhkan bantuan.

"Selain saluran telepon, kami sekarang punya live chat dan email. Itu sangat membantu bagi contact center," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga telah mengingatkan pengusaha untuk melaporkan SPT. Ia mengimbau pelaporan SPT tidak dilakukan menjelang batas akhir guna menghindari gangguan teknis.
Peringatan tersebut disampaikan bendahara negara di hadapan kalangan pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) pada Jumat (7/2).

"Dalam spirit (semangat) untuk saling percaya, saya mengingatkan, tanggal 31 Maret jangan lupa bayar pajak untuk orang pribadi, kalau perusahaan masih sampai 30 April," ucapnya disambut riuh tawa dan tepuk tangan para pengusaha.

Tahun lalu, DJP mencatat pelaporan SPT PPh mencapai 11,309 juta. Angka ini mewakili 71,35 persen dari target WP 18,3 juta yang harus menyampaikan SPT.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025