Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Rusia Sebut Sukhoi Su-35 Sudah Teruji di Perang Suriah


Duta Besar Rusia di Jakarta Lyudmila Georgievna Vorobieva, mengklaim jet tempur Sukhoi buatan industri pertahanan mereka merupakan produk pesawat militer terbaik dan Indonesia tak akan rugi jika membelinya.

Vorobieva juga menuturkan jet-jet tempur produksi Sukhoi, termasuk jenis Su-35 yang ingin dibeli Indonesia, telah teruji dalam skema perang sungguhan yakni selama operasi militer Rusia berlangsung di Suriah.
"Karena (Sukhoi) yang terbaik, itu jawaban paling mudah. Pesawat Sukhoi 35 mereka sangat canggih dan sudah teruji dalam kondisi perang nyata di Suriah. Dan nyatanya (Su-35) sangat efisien," kata Vorobieva di kantornya, Rabu (12/2).


Selain masalah kualitas, Vorobieva menuturkan harga Su-35 bersaing dengan jet-jet sejenis. Menurut dia, produk industri pertahanan Rusia tak perlu diragukan lagi dan bisa dijamin efisiensinya lantaran termasuk salah satu yang terbaik di dunia.




"Dan Indonesia merupakan teman Rusia. Rusia selalu menginginkan teman-temannya memiliki peralatan pertahanan yang canggih. Dan Sukhoi merupakan yang terbaik dalam kategorinya. Sangat mudah," kata Vorobieva.

Dalam jumpa pers hari ini, Vorobieva menuturkan bahwa Rusia tetap optimistis bahwa kontrak pembelian 11 Su-35 dengan Indonesia akan berlanjut meski prosesnya sudah berjalan dua tahun sejak perjanjian pembelian diteken pada awal 2018 lalu.
Ia mengatakan progres pembelian Sukhoi juga turut dibicarakannya dengan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto saat keduanya bertemu kemarin, Selasa (11/2), di Gedung Kemhan Jakarta.

"Masalah pembelian akuisisi Sukhoi juga turut dibahas dalam pertemuan kami. Kami optimistik bahwa kontrak pembelian telah diteken dan semoga ini akan terus berlajan," kata Vorobieva.
Namun, Vorobieva masih enggan menuturkan kapan belasan pesawat senilai Rp16,75 triliun itu akan mulai mengangkasa di Indonesia. Ia menuturkan RI-Rusia masih harus menyelesaikan sejumlah hal teknis sebelum pesawat-pesawat perang itu bisa dikirim.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025