Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Mendag Bakal Buka Keran Impor Gula Penuhi Kebutuhan Industri


Menteri Perdagangan Agus Suparmanto berencana membuka keran impor gula. Upaya ini dilakukan sebagai jawaban akan kekhawatiran kekosongan bahan baku Gula Kristal Rafinasi (GKR).

Ia mengaku menerima surat permohonan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) yang menyatakan kekhawatiran tersebut. Namun, ia akan melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum memutuskan kebijakan impor.

"Permohonannya baru saya terima beberapa hari. Ini saya terima jadi kami evaluasi. Kalau memang ini (kekurangan stok) ya akan kami keluarkan segera," ujarnya saat menghadiri Rapat Kerja di DPR, Kamis (30/1).

Kendati demikian, Agus belum bisa memastikan kuota impor gula yang akan dibuka. Namun begitu, ia mengaku telah berkoordinasi lewat Rapat Koordinasi Terbatas.
Sebelumnya Ketua Umum Gapmmi Adhi S Lukman menyatakan sisa stok gula biasa yang ada hanya mencukupi kebutuhan hingga dua pekan ke depan. Apabila tak diatasi, kekosongan pasokan akan berdampak pada berhentinya produksi makanan dan minuman.

"Industri makanan dan minuman mendapat info dari AGRI bahwa sebagian sudah stop supply. Sekarang ini persiapan menjelang ramadan. Dikhawatirkan pengaruh kepada ketersediaan," kata Adhi.

Lebih lanjut ia meminta Kementerian Perdagangan untuk segera mengeluarkan izin impor gula menyusul rekomendasi dari Kementerian Perindustrian.

"Saya lupa tepatnya kapan rekomendasi Kemenperin keluar. Harusnya akhir tahun lalu izin impor keluar. Karena rekomendasi Kemenperin sudah keluar lama, sebaiknya Mendag segera mengeluarkan izin impor," paparnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini