Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Suzuki Indonesia Beri Sinyal Peluncuran Swift Baru


Suzuki Indonesia memberi sinyal akan kembali meniagakan Swift setelah 'disuntik mati' seiring dengan kemunculan Baleno hatchback pada 2017.

Direktur Pemasaran Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda empat Makmur mengaku pihaknya saat ini sedang melakukan studi kemungkinan peluncuran Swift baru di Indonesia.

"Itu (Swift) saya juga tunggu, cuma belum ada keputusan. Mobil itu juga banyak yang tanya," kata Makmur di Jakarta akhir pekan lalu.

Swift baru mengalami perubahan mulai dari sisi eksterior hingga interior. Namun desain bagian samping masih dipertahankan oleh pabrikan.

Menurut Makmur, pihaknya masih 'tarik ulur' dengan prinsipal soal Swift baru diluncurkan di Indonesia. Dijelaskan Makmur, pihak prinsipal Suzuki sedang membaca peluang termasuk menentukan negara mana yang bakal menjadi pemasok Swift ke Indonesia.

Pada generasi sebelumnya Indonesia mendapatkan Swift dalam bentuk utuh dari Suzuki Thailand. Sebagai informasi Suzuki Indonesia terakhir mengimpor Swift pada 2017. Untuk penjualan periode Januari-Maret 2017 tercatat terjual 92 unit.
"Cuma memang kami lagi studi, Swift bagaimana untuk di sini. Terus lihat juga pos produksi negara mana yang harus kami pilih. Itu yang belum diputuskan," ungkap dia.

Makmur menegaskan harga Swift bisa dijual di bawah Baleno (harga Baleno Rp233,5 juta dan Rp221 juta). Namun untuk Suzuki Swift Hybrid dipastikan lebih 'mahal' dari Baleno. Kendati demikian Makmur tidak merinci kemungkinan Swift Hybrid masuk pasar otomotif dalam negeri.

Tipe hybrid menyuguhkan sistem perpaduan Dual Jet Engine dan Motor Generator Unit (MGU). Mobil bisa bergerak sejauh 32 km dengan 1 liter bahan bakar minyak berkat duet mesin Dual Jet Engine dan MGU.

"Kalau yang hybrid bisa di atas, bukan hybrid bisa di bawah. Tapi soal harga tergantung juga dengan fitur apa yang kami sematkan pada sebuah mobil," tutup Makmur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini