Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Airnav Sebut Penerbangan Domestik Turun 17,5 Persen Pada 2019


Perum Lembaga Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau Airnav Indonesia mencatat pergerakan penerbangan domestik turun hingga 17,5 persen sepanjang 2019.

Penurunan salah satunya terjadi di Bandara Soekarno-Hatta. Berdasarkan data Angkasa Pura II, penumpang di bandara tersebut turun dari 65,6 juta orang pada 2018 lalu menjadi tinggal 54,2 juta orang pada 2019, atau berkurang 11 juta orang.

"Penurunan pergerakan memang berat," kata Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Riyanto seperti dikutip dari Antara, Kamis (26/12).

Beruntung katanya, penurunan tersebut tak diikuti oleh pergerakan penerbangan internasional. Menurutnya, pergerakan penerbangan internasional memang turun.
Namun, untuk penerbangan internasional, penurunan pergerakan penerbangan hanya 0,1 persen. Penurunan tersebut membuat pendapatan Airnav tertolong.

"Pendapatan kami 60 persen-78 persen lebih banyak dari internasional," katanya.

Novie mengatakan penurunan pergerakan penerbangan tak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi sama juga terjadi di luar negeri.

Menurutnya, berdasarkan data International Air Transport Association (IATA), secara global penumpang udara sepanjang 2019 ini memang turun 3 persen dibandingkan 2018.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini