Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Jay-Z dan Serena Williams 'Guyur' Kopi Kenangan Rp28 Miliar


Ritel minuman merek Kopi Kenangan mendapatkan pendanaan sebesar US$20 juta atau setara Rp28 miliar (Rp14 ribu per dolar AS). Pendanaan Series A itu diperoleh dari Arrive, anak usaha Roc Nation yang didirikan rapper Jay-Z dan Serena Ventures yang didirikan petenis Serena Williams, termasuk pebasket ternama Caris LeVert dan CEO Sweetgreen Jonathan Neman.

Pendanaan series A tersebut dipimpin oleh Sequoia India, yang juga berpartisipasi dalam penggalangan dana. Dana tersebut telah dicairkan pada Juni 2019 lalu.

CEO Arrive Neil Sirni mengaku mengguyur investasi karena terinspirasi oleh keuletan, visi dan kemampuan Kopi Kenangan dalam menjalankan bisnis. Hanya dalam dua tahun, mereka berhasil meluaskan jaringan mereka ke 18 kota, memiliki 200 gerai dan mempekerjakan 1.800 pegawai.

"Kami bangga dapat menjadi investor dan mitra Kopi Kenangan dalam upaya mereka memperkenalkan kopi khas Indonesia ke dunia," imbuh Sirni, Senin (23/12).
Kopi Kenangan didirikan pada 2017 lalu oleh Edward Tirtanata, James Prananto, dan Chintya Chaerunnisa. Kopi Kenangan berhasil mengisi kesenjangan antara kopi mahal yang disajikan peritel kopi internasional dan kopi instan yang dijual oleh kedai-kedai di pinggir jalan.

Tahun lalu, Kopi Kenangan hanya mengelola 16 toko dan menyajikan beberapa ribu gelas kopi per hari. Kini, Kopi Kenangan telah mengelola lebih dari 200 gerai dan menyajikan lebih dari 3 juta gelas kopi per bulan.

Kopi Kenangan mengklaim telah mencatat keuntungan dan pertumbuhan pendapatan hingga 20 kali lipat, sejak menerima pendanaan seed round yang dipimpin Alpha JWC tahun lalu.

Kopi Kenangan berencana untuk menambah lebih dari 1.000 gerai dalam dua tahun ke depan dan berekspansi ke Asia Tenggara. "Kami ingin membangun brand yang legendaris dan senang dapat bekerja sama dengan investor dan penasihat baru kami yang sukses membangun waralaba konsumen global," jelas Edward.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini