Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Cara Aman Ibu Hamil Mengemudi Tempuh Jarak Jauh

v
Mengemudi menempuh perjalanan jarak jauh mengisi libur Natal dan Tahun Baru 2020 menggunakan mobil pribadi tidak bisa dianggap enteng bagi ibu hamil. Ibu hamil harus punya perhitungan agar tetap nyaman dan aman selama perjalanan.

Perjalanan jarak jauh dengan mengemudi mobil sendiri memiliki risiko lebih besar untuk pengemudi ibu hamil karena mengemudi adalah aktivitas melelahkan.

Praktisi keselamatan dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan bahwa ada yang perlu diperhatikan bagi ibu hamil yang tetap mengendarai mobil.


"Tapi bijaksananya itu orang hamil khususnya pada masa rentan [hamil usia muda dan hamil usia tua] tadi untuk disarankan tidak mengendarai mobil [untuk perjalanan jauh]. Paling bijak begitu," kata Jusri
Menurut Jusri, pengemudi ibu hamil harus perhatikan jam istirahat. Bagi pengemudi normal, aktivitas mengemudi paling bisa tiga sampai empat jam tanpa berhenti. Tapi jika pengemudi ibu hamil usahakan beristirahat setiap satu hingga 1,5 jam sekali.

"Ya ingat perjalanan jauh itu menguras stamina, maka harus sering istirahat apalagi buat ibu hamil. Jadi bisa peregangan," ucap dia.

Selama menempuh perjalanan, usahakan berpergian dengan menyiapkan air mineral dan camilan. Hal tersebut untuk mencegah ibu hamil merasa lapar dan mengurangi stress saat terjebak macet.

"Saat hamil dan tidak hamil itu beda. Nah camilan itu fungsi juga agar kita yang hamil tidak stress," ucap Jusri.

Selain itu, untuk pengemudi ibu hamil, langkah paling aman adalah menghindari hindari jalan rusak yang membuat efek goncangan di dalam kabin, serta tidak melakukan rem mendadak.

"Jangan asal menghajar lubang, ini harus disikapi. Ini terkait dampak ke bayi di kandungan ya," ucap Jusri.
Sabuk pengaman untuk ibu hamil

Jusri mengatakan pengemudi ibu hamil tetap harus memperhatikan penggunaan sabuk pengaman. Posisi sabuk pengaman bagian bagian bawah tempat di bawah perut atau di paha bagian atas.

"Ibu hamil tetap harus gunakan sabuk, tapi sabuk itu tidak melintang di perutnya ya," ujar Jusri.

Jusri menambahkan jika ibu hamil tidak menyetir, lebih baik duduk di baris kedua. Kata Jusri ini mengantisipasi jika ada kejadian tak diinginkan selama perjalanan.

Buat ibu hamil, jika terpaksa menyetir juga harus memperhatikan posisi duduk. Hindari posisi tubuh terlalu maju. Mundurkan sedikit posisi kursi hingga ibu hamil nyaman. Atur jarak antara kemudi dengan perut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini