Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Ledakan di Pabrik Honda Jepang, 2 Pekerja Luka Serius


Sebuah ledakan terjadi di pabrik Honda di Suzukia, prefektur Mie, Jepang, terjadi pada Minggu (14/6) pukul 09.15 waktu setempat. Dua pekerja dilaporkan mengalami luka serius terkena ledakan tersebut.

Kepolisian Jepang dalam laporan Asia Nikkei menyatakan kedua pekerja itu bernama Tetsuya Nohara (21) dan Ryuji Kumagai (27). Mereka menderita luka bakar pada tubuh bagian atas dan wajah.

Ledakan terjadi di dekat papan di area pabrik yang berfungsi mendistribusikan listrik. Kepolisian mengatakan kedua orang yang terluka sebelumnya sedang mengoperasikan alat itu.

Luka bakar yang dialami kedua pekerja kemungkinan disebabkan percikan api akibat korsleting di papan tersebut. Papan itu hangus, namun tidak menyebar ke bagian lain misalnya pintu dan lantai.

Polisi juga menyebutkan pasca ledakan terdengar, kedua pekerja langsung ambruk di lantai. Kini kedua pekerja pria tersebut telah dibawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan.
Japan Times menyebutkan usai inspeksi pabrik Suzuka dijadwalkan melanjutkan operasi mulai hari ini.

Pabrik Suzuki merupakan fasilitas pabrik ketiga Honda di Jepang yang berdiri pada 1960. Pabrik ini memproduksi model-model 'ringan' termasuk Fit atau di Indonesia dikenal Jazz menurut situs web perusahaan. Pabrik juga melakukan suplai komponen terhadap pabrik-pabrik Honda di 28 negara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini