Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

IHSG Bangkit Dekati Level 5.000


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke posisi 4.941. Indeks saham bangkit mendekati level 5.000 setelah menguat 93,49 poin atau 1,93 persen pada penutupan perdagangan Rabu (3/6).

RTI Infokom mencatat investor membukukan transaksi sebesar Rp12,87 triliun, dengan 11,32 miliar saham diperdagangkan. Pelaku pasar asing tercatat beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesar Rp1,51 triliun.
Pada penutupan kali ini, 258 saham menguat, 150 mengalami koreksi, dan 156 lainnya stagnan. Di sisi lain, mayoritas indeks sektoral terpantau menguat. Sektor pertanian memimpin penguatan sebesar 3,21 persen.


Lebih lanjut, nilai tukar rupiah pada pukul 16.10 WIB terpantau perkasa 2,13 persen ke level Rp14.126 per dolar AS. Sejak pagi, rupiah bergerak dalam rentang Rp14.064 - Rp14.433 per dolar AS.

Sementara itu, mayoritas bursa saham Asia berotot. Kondisi itu ditunjukkan oleh Nikkei225 di Jepang naik 1,29 persen dan Kospi Index di Korea Selatan terapresiasi 2,87 persen. Senada, Hang Seng Composite di Hong Kong menanjak 1,53 persen.

Di sisi lain, indeks saham di Eropa mayoritas bergairah. Indeks FTSE100 di Inggris menguat 1,16 persen, dan indeks DAX di Jerman meroket 1,84 persen. Sedangkan, indeks CAC All-Tradable di Perancis menghijau 1,61 persen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)