Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Askrindo Minta Tambahan Modal Rp3 T ke Negara


PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menyatakan pihaknya dapat menjamin 62,2 juta Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam kurun 2020 hingga 2024 mendatang. Namun, Dirut Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, induk holding asuransi dan penjaminan BUMN, Robertus Bilitea mengatakan untuk bisa memberikan penjaminan tersebut, Askrindo perlu mendapatkan penyertaan modal negara (PMN) Rp3 triliun pada 2020 ini.
"Proyeksi penerima KUR yang dijamin Askrindo 62,2 juta penerima KUR, dari 2020 sampai dengan 2024," ujarnya di Komisi VI DPR, Rabu (24/6).
Robertus juga menuturkan penjaminan KUR oleh Askrindo diproyeksikan meningkat sebesar 17,4 persen dari tahun 2020 hingga 2024. "Dari 192 triliun KUR yang dijamin menjadi Rp325 triliun," imbuhnya.
Dengan PMN yang diberikan pemerintah, lanjut Robertus, Askrindo juga dapat mempertahankan gearing ratio di level aman.
Gearing ratio sendiri merupakan jumlah pinjaman dengan selisih penjumlahan ekuitas dan pinjaman subordinasi dengan penyertaan. Rasio ini bisa meningkat jika perusahaan yang bersangkutan memperoleh pertumbuhan laba.
Sebaliknya, gearing ratio bisa menurun karena perlambatan bisnis pembiayaan. Gearing ratio Askrindo hingga akhir 2020 diperkirakan bakal berada di level 10,9 kali, sementara pada pada 2021 akan berada di posisi 14,1 kali.
"Dengan tambahan PMN Tunai Rp 3 triliun di tahun 2020, maka agar GR produktif tetap di bawah 20 kali. Juga menambah kapasitas penjaminan menjadi Rp60 triliun," terang Robertus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025