Penulis seri novel Game of Thrones,
George RR Martin
mengungkapkan perkembangan terbaru dari Winds of Winter. Bukan hanya itu,
curhat yang ia ungkap dalam tulisan di blognya itu juga mengungkapkan
kondisinya terkini.
Tulisan bertajuk Writing, Reading, Writing itu ia mulai dengan penjelasan
mengenai kondisinya. Ia mengaku dalam kondisi sehat meski virus corona melanda
dunia.
"Saya menghabiskan banyak waktu setiap hari pada The Winds of Winter
dan membuat kemajuan yang stabil. Saya menyelesaikan bab baru kemarin, bab lain
selesai tiga hari lalu dan bab lain pekan sebelumnya," tulis Martin.
Ia melanjutkan, "Tapi tidak, ini bukan berarti novel ini akan selesai
besok dan dirilis pekan depan. Ini akan menjadi buku yang besar dan masih
panjang jalan yang harus saya tempuh."
Penulis asal Inggris ini kemudian mengungkapkan kekecewaan lantaran acara
CoNZealand digelar secara virtual. Hal itu membuat ia membatalkan rencana
berkunjung ke Wellington bersama isrtinya, Parris.
Meski begitu, ia yakin ada hikmah di balik pandemi ini. Saat ini ia mengaku
tidak ingin melakukan banyak kegiatan karena bisa mengganggu momentum (untuk
menulis) yang sudah ia bangun.
"Saya bisa selalu mengunjungi Wellington tahun depan, ketika saya harap
baik Covid-19 dan The Winds of Winter akan rampung," kata Martin, dalam blognya.
The Winds of Winter merupakan novel keenam dari seri novel A Song of Ice and
Fire. Seri tersebut dimulai dengan novel A Game of Thrones pada 1991.
Seri novel ini mengisahkan perebutan takhta dalam benua Westeros yang
terbagi dalam tujuh wilayah di bawah kepemimpinan satu kerajaan besar. Pada
setiap wilayah ditunjuk satu Great House untuk memerintah kerajaan-kerajaan
kecil.
Penggarapan The Winds of Winter sudah sangat lama dan beberapa kali ditunda.
Terakhir Martin merilis novel kelima bertajuk A Dance With Dragon pada 2011
silam.
Novel tersebut seharusnya sudah rampung pada 2015, tapi sampai saat ini
belum juga bertengger di rak toko buku. Martin selalu berkelit ketika ditanya
mengenai waktu perilisan.
"Saya pikir akan dirilis akhir tahun ini, tapi hei, saya berpikir hal
yang sama tahun lalu," kata Martin pada 2017.
Komentar
Posting Komentar