Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Baru 2,46 Juta Warga Kantongi BLT Dana Desa


Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrai (PDTT) mengatakan sebanyak 2.469.025 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLTDana Desa per Kamis (21/5). Jumlah itu baru mewakili 30 persen dari target 12 juta KPM.

Menteri Desa PDDT Abdul Halim Iskandar menyatakan terjadi kenaikan sebesar 815.345 KPM dibandingkan kemarin.
"Nilai dana desa yang disalurkan kepada warga mencapai Rp1.48 triliun, naik Rp489,2 miliar daripada hari sebelumnya," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima
Ia melanjutkan bantuan tersebut telah disalurkan kepada 23.963 desa, setara 43 persen dari desa yang sudah mendapat dana desa.

Gus Menteri, panggilan akrabnya, menuturkan sebanyak 55.260 desa sudah mendapatkan dana desa di rekening kas desa. Artinya, desa-desa tersebut siap menyalurkan BLT kepada para warga.

Sementara itu, sebanyak 5.437 desa masih dalam proses pencairan dana ke kas desa di Kantor
Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) setempat. "Ini juga segera tersalur ke rekening kas desa," ujarnya.

Seperti diketahui terdapat empat tahapan penyaluran BLT Dana Desa. Pertama, pendataan keluarga miskin.

Kedua, musyawarah desa khusus untuk menetapkan daftar penerima BLT Dana Desa. Ketiga, pengesahan bupati terhadap daftar usulan KPM desa tersebut. Keempat, penyaluran BLT Dana Desa.
Data Kemendes PDDT menyebut desa yang sudah melakukan pendataan keluarga miskin mencapai 62.063 desa per hari ini. Jumlahnya, naik 3.690 desa dari sebelumnya.

Sementara itu, desa yang sudah melaksanakan musyawarah desa khusus mencapai 54.451 desa, naik 5.332 desa dari sebelumnya. Sebanyak 23.963 desa sudah menyalurkan BLT Dana Desa.

"Pengesahan bupati dan wali kota saat ini sudah bisa ditangguhkan setelah penyaluran BLT Dana Desa tahap pertama," kata dia.

Jika ditengok per daerah, maka provinsi yang menyalurkan BLT Dana Desa tertinggi adalah Provinsi Bangka Belitung, disusul Kepulauan Riau, Bali, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Tenggara.

Sebaliknya, provinsi yang paling rendah dalam persentase penyaluran BLT Dana Desa secara berturut-turut yakni Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Papua, dan Maluku Utara.

Guna mempercepat penyaluran BLT Dana Desa, ia telah mengirim surat resmi kepada bupati dan walikota pada pekan lalu. Surat tersebut dilayangkan kepada semua gubernur, utamanya pemerintah daerah dengan persentase penyaluran BLT Dana Desa terendah.
Ia juga telah mengirim surat resmi pula kepada Menteri Dalam Negeri, Kapolri, dan Panglima TNI untuk mendapatkan dukungan agar bupati atau walikota, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di level desa memberikan kemudahan dan memfasilitasi percepatan penyaluran BLT Dana Desa.

"Apalagi, sejak awal Babinkamtibmas dan Babinsa telah masuk struktur Relawan Desa Lawan Covid-19," ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini