Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Wapres Afghanistan Dipastikan Selamat dari Serangan Taliban


Wakil Presiden Afghanistan, Abdul Rashid Dastum dipastikan selamat usai serangan yang dilakukan kelompok Taliban, Sabtu (30/3). Sebelumnya diketahui, kelompok Taliban menyerang konvoi yang membawa Dostum dan menewaskan sejumlah pengawal pemerintah.

Enayatullah Babur, mantan kepala staf Dostum, mengatakan serangan dilakukan selama satu jam penuh, menyebabkan beberapa lainnya terluka. Serangan itu terjadi di provinsi utara Balkh, saat Dostum telah mengadakan rapat umum pada hari sebelumnya.

Melalui akun Twitter, seorang juru bicara Taliban mengatakan kelompoknya telah melakukan serangan itu dan mengklaim empat pengawal Dostum telah tewas.


Dostum, seorang pemimpin etnik Uzbekistan yang kuat, terkenal di Afghanistan karena pengaruh kuatnya yang ekstrem. Dia diklaim berulang kali menggagalkan pengkhianatan selama 40 tahun negara tersebut dirundung konflik.
Meskipun kesan kejahatan perang melekat pada namanya dan tuduhan mengorganisir pemerkosaan serta penyiksaan terhadap saingan politik, Dostum menjadi wakil presiden pertama Afghanistan pada tahun 2014. Dostum mengklaim dia bisa membersihkan Afghanistan utara dari Taliban dalam waktu enam bulan.

Dostum telah selamat dari beberapa upaya pembunuhan lain semasa kariernya. Termasuk, sebuah serangan yang diklaim dilakukan ISIS pada Juli tahun lalu di Kabul. Pada peristiwa itu, tercatat 23 orang termasuk pengemudi kantor berita AFP Mohammad Akhtar, tewas.

Sementara itu, Taliban terus melakukan serangan demi serangan. Kelompok tersebut dilaporkan juga melakukan serangan ke sebuah pos pemeriksaan, Sabtu (30/3). Serangan itu kemudian berlanjut ke kota Ghazni, Afghanistan Timur.
Juru bicara polisi Ghazni, Ahmad Khan Seerat mengatakan kepada AFP, keributan itu dimulai pada Jumat pagi. Secara mendadak, Taliban melancarkan serangan ke dua pos pemeriksaan yang lokasinya berdekatan. Taliban disebut menyergap sekelompok polisi yang sedang bergegas ke tempat kejadian, menewaskan seorang kepala polisi.

Serangan itu terjadi ketika AS tengah berusaha untuk menengahi perjanjian damai dengan Taliban dan pemerintah Kabul, lebih dari 17 tahun sejak invasi AS yang bertujuan menggulingkan para pejuang Islam.

Pada Januari lalu, Presiden Ashraf Ghani mengungkapkan sebanyak 45 ribu personel keamanan telah terbunuh sejak dirinya menjabat pada September 2014.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)