Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Final Piala Presiden 2019, Arema Imbangi Persebaya 2-2


Arema FC berhasil menahan imbang Persebaya Surabaya 2-2 pada leg pertama final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (9/3).

Pertandingan final leg pertama berlangung menarik. Persebaya dua kali unggul lewat Irfan Jaya dan penalti Damian Lizio, namun Arema dua kali pula menyamakan kedudukan melalui gol Hendro Siswanto dan Makan Konate.
Laga baru berjalan delapan menit puluhan ribu Bonek di Stadion GBT bergemuruh setelah Irfan Jaya mencetak gol indah. Setelah menerima umpan lambung Otavio Dutra, Irfan Jaya berhasil mengecoh Alfin Tuasalamony di sisi kanan kotak penalti Arema. Lewat tendangan kaki kiri Irfan Jaya menaruh bola ke pojok kanan gawang tanpa mampu diantisipasi kiper Kurniawan Kartika Ajie.


Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


Arema tidak panik ketika tertinggal satu gol. Tim Singo Edan menyamakan kedudukan lewat Hendro Siswanto pada menit ke-33. Memanfaatkan blunder Fandi Eko Utomo yang kehilangan bola di lini tengah, Hendro kemudian menggiring bola ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan keras tanpa mampu di tahan Miswar Saputra.
Persebaya langsung mengancam pertahanan Arema di awal babak kedua. Tapi, dua peluang melalui Manuchekhr Dzhalilov dan Fandi Eko Utomo gagal dimanfaatkan.

Pertahanan Arema terlihat rapuh di awal babak kedua. Beruntung bagi tim tamu, Persebaya selalu gagal memanfaatkan peluang emas. Pada menit ke-51, Fandi Eko Utomo gagal meneruskan umpan silang Otavio Dutra meski berdiri bebas di depan gawang Arema. Dzhalilov juga tidak mampu meneruskan umpan Dutra.

Lima menit kemudian Dzhalilov kembali membuang peluang emas. Pemain asal Tajikistan itu gagal meneruskan umpan lambung Damian Lizio meski sudah berada di depan gawang Arema.
Persebaya akhirnya kembali unggul pada menit ke-72 melalui penalti Lizio. Wasit Oki Dwi Putra memberi Persebaya penalti setelah Amido Balde dijatuhkan Hamka Hamzah.

Arema secara mengejutkan mampu membuat Bonek terdiam lewat gol Makan Konate pada menit ke-79. Memanfaatkan kesalahan kiper Miswar Saputra, Konate melepaskan tendangan bebas jarak jauh ke pojok kiri gawang.

Persebaya berusaha keras untuk mencetak gol ketiga. Namun, hingga laga usai skor imbang 2-2 tetap bertahan.
Final leg kedua akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Jumat (12/4). Keberhasilan mencetak dua gol di markas Persebaya menjadi keuntungan bagi Arema karena peraturan gol tandang digunakan.

Susunan Pemain

Persebaya Surabaya: Miswar Saputra; M.Syaifuddin, Otavio Dutra, Hansamu Yama, Novan Setya; M. Hidayat, Misbakus Solikhin, Damian Lizio; Irfan Jaya, Manu Jalilov, Amido Balde.

Arema FC: Kartika Ajie; Alfin Tuasalamony, Arthur Cunha, Hamka Hamzah, Alfarizi; Hendro Siswanto, Makan Konate, Hanif Sjahbandi; Dendy Santoso, Riky Kayame, Dedik Setiawan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025