Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Nepal Cabut Sementara Larangan PUBG


Mahkamah Agung Nepal mengeluarkan penetapan sementara kepada regulator telekomunikasi untuk mencabut blokir gim PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG).

Pengadilan memutuskan bahwa larangan itu akan mempengaruhi kebebasan penduduk Nepal. Mahkamah Agung menilai larangan yang diberlakukan oleh Pengadilan Negeri Kathmandu pada 10 April tidak masuk akal.

Hakim Ishwar Prasad Khatiwada secara pribadi berkomentar bahwap PUBG hanyalah sebuah permainan yang dijadikan sebagai hiburan.


Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


Sebelumnya, para regulator telekomunikasi Nepal  meminta seluruh penyedia layanan internet, operator seluler dan penyedia layanan jaringan memblokir gim itu sejak 11 April. 
Kebebasan pers dan berekspresi dijamin oleh konstitusi di Nepal, maka perlu dibuktikan bahwa larangan tersebut adil, masuk akal, bijaksana dan logis.

Mengutip News18, orang tua mengaku merasa lega dengan pemblokiran PUBG. Sebaliknya, generasi muda sama sekali tidak merasakan hal itu.

Beberapa orang menyebut pemblokiran sebagai keputusan bodoh, sementara beberapa orang juga menantang pemerintah untuk melarang layanan internet seperti Facebook, Twitter, atau permainan lainnya. 
Dilansir dari Engadget, sebelumnya regulator telekomunikasi Nepal  meminta seluruh penyedia layanan internet, operator seluler dan penyedia layanan jaringan memblokir gim itu sejak 11 April 2019.

Pelarangan bermula dari permintaan dari otoritas investigasi federal Nepal. Mereka beralasan permainan itu penuh kekerasan dan berdampak buruk terhadap para pemainnya, terutama kepada anak-anak.

Selain itu, pemerintah mengklaim orang tua khawatir anak- akan mengabaikan studi dan menjadi kecanduan PUBG.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)