Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Demi Denuklirisasi, Moon Rela Temui Kim Jong-un di Mana Saja


Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, rela bertemu Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un di mana saja demi membantu negosiasi antara Korea Utara-Amerika Serikat terkait denuklirisasi yang terancam jalan di tempat.

"Begitu Korut siap, saya berharap kedua Korea akan dapat duduk bersama, terlepas dari lokasi dan bentuk (pertemuannya)," kata Moon dalam sebuah rapat bersama kabinetnya, Senin (15/4).

"Saya akan terus berupaya keras untuk memastikan bahwa KTT antar-Korea yang akan datang menjadi batu loncatan untuk memperbesar peluang dan hasil yang lebih signifikan."


Moon menyambut baik "komitmen tegas Kim Jong-un terhadap denuklirisasi di Semenanjung Korea".
Dikutip AFP, pernyataan Moon itu muncul tak lama setelah dirinya bertemu dengan Presiden AS, Donald Trump, di Washington pekan lalu.

Lawatan Moon ke AS juga berlangsung tak lama setelah pertemuan kedua Trump dan Kim Jong-un di Vietnam berakhir tanpa kesepakatan pada akhir Maret lalu.

Masalah sanksi menjadi salah satu ganjalan Trump dan Kim Jong-un mencapai kesepakatan dalam pertemuan di Hanoi.
Korut ingin AS mencabut sanksi secara bertahap sembari Pyongyang melakukan denuklirisasi. Namun, AS berkeras tidak akan mencabut sanksi sebelum Korut benar-benar melucuti senjata nuklirnya.

Moon selama ini berperan sebagai perantara dalam relasi AS-Korut. Ia dinilai sangat berperan merealisasikan pertemuan Trump dan Kim Jong-un untuk pertama kalinya di Singapura pada Juni 2017.

Kunjungan Moon ke AS pekan lalu disebut bertujuan untuk membantu melancarkan diplomasi yang macet antara Trump dan Kim Jong-un dalam pertemuan terakhir mereka.


Moon selama ini memang mendukung AS untuk melakukan pendekatan dialog dengan Korut. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda Trump dan Kim Jong-un akan bertemu lagi.

Sementara itu, Kim Jong-un menyatakan dirinya bersedia untuk kembali bertemu Trump jika Washington memberikan penawaran "yang bisa diterima kedua belah pihak."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini