Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Saudi Aramco Untung Rp3.186 Triliun Sepanjang 2018


BESTPROFIT- Lembaga pemeringkat Fitch Rating pada Senin (1/4) menyatakan sepanjang tahun lalu perusahaan minyak terbesar di dunia asal Arab Saudi, Saudi Aramco berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar US$224 miliar, atau setara Rp3.186 triliun (kurs Rp.14.225 per dolar AS).

Namun, torehan laba tersebut, hanya membuat Fitch memberikan peringkat kredit A+ dengan prospek stabil karena sebagian besar pendapatan mereka diambil oleh negara guna membiayai pengeluaran yang terus meningkat.

Peringkat utang tersebut diberikan ketika raksasa minyak negara itu bersiap untuk menjual obligasi guna membantu pemerintah Arab Saudi membiayai pembelian saham mayoritas petrokimia Saudi Basic Industries Corp (SABIC).

Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com



Fitch berharap dengan torehan laba tersebut Aramco, yang memiliki banyak arus kas dan utang rendah, bisa semakin membiayai kesepakatan SABIC terutama melalui arus kas bebasnya.
Apalagi, pada Kamis lalu, Aramco menyatakan telah membeli 70 persen saham di SABIC senilai $ 69,1 miliar.

Sementara itu Saudi Aramco dalam pernyataan mereka menyatakan torehan pendapatan sepanjang 20018 kemarin tersebut telah menjadikan mereka sebagai perusahaan yang berhasil membukukan laba terbesar di dunia pada 2018 kemarin.

Dengan torehan pendapatan tersebut mereka berhasil menyingkirkan Apple sebagai perusahaan yang paling menguntungkan di dunia. Pasalnya, sepanjang tahun lalu, perusahaan raksasa teknologi AS tersebut hanya membukukan laba bersih hampir US$50 miliar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini