Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Ada Hotel Mewah di Tengah Rimbunnya Hutan Ubud


Bagi yang bosan dengan hotel berpemandangan kota mungkin bisa memilih kawasan Ubud, tepatnya di hotel Capella Ubud.

Berada di Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, hotel ini memiliki lima jenis kamar yakni; Terrace Tent, Rainforest, River, Keliki Valley, dan The Lodge.

Dirancang oleh arsitek Bill Bensley, ia mengaku terinspirasi dengan pemukiman penduduk Eropa awal di tahun 1800-an. Bensley sendiri mengaku menghabiskan masa kecilnya dengan kegiatan berkemah, sehingga ia ingin membangun penginapan yang bernuansa tenda.

Sebanyak 22 unit penginapan ia rancang tanpa mengubah hutan rimbun di Ubud yang juga dilintasi oleh Sungai Wos.

Seluruh kamar dilengkapi dengan kolam jacuzzi yang menghadap langsung ke arah hutan dan persawahan hijau. Khusus The Lodge yang menjadi tipe paling mewah, dilengkapi juga dengan kolam renang.

Dari dalam kamar tamu bisa langsung mendengarkan kicauan burung dan gemeresik pepohonan di hutan.

Seluruh kamar di Capella Ubud didekor dengan nuansa Indonesia, mulai dari seprei bermotif kain Bali sampai ukiran pintu bergaya Bali.

Khusus pintu, tim Bensley menunjuk langsung seniman-seniman di Bali yang mengerjakannya dalam waktu kurang lebih setahun.
Walau kental dengan budaya Indonesia namun dekorasinya juga diberi sentuhan perkakas yang bernuansa modern.

Untuk mengisi perut, tamu bisa menikmati santapan di restoran Mads Lange, Api Jiwa, The Mortar and Pestle Bar, dan The Camp Fire.

Jangan takut kehilangan nuansa hutan, karena seluruh area kongko di Capella Ubud dibangun dengan konsep semi terbuka.

Untuk bermalam di hotel yang menyatu dengan alam ini, tamu bisa menyisihkan dana mulai dari 12,7 juta per malam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025